Kepala Rutan Pekanbaru Beberkan Proses Pembantaran Terdakwa Agus Salim
Rabu, 05 Januari 2022 - 21:19 WIB
loading...
Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Riau M Lukman angkat bicara perihal pembantaran terdakwa dugaan investasi bodong, Agus Salim dari rumah tahanan. (Ist)
A
A
A
PEKANBARU - Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Riau M Lukman angkat bicara perihal pembantaran terdakwa dugaan investasi bodong , Agus Salim dari rumah tahanan. Menurutnya, kondisi Agus sakit, sehingga membutuhkan perawatan medis.
"Urgensi tertentu dan dalam keadaan sakit , itu juga dikuatkan dengan pernyataan atau pun keterangan atau pun hasil pemeriksaan dari dokter bahwa yang bersangkutan sakit," kata Lukman, Rabu (5/1/2022).
Sebelumnya, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru yang menyidangkan perkara penipuan investasi Rp84 miliar murka lantaran Agus Salim tidak hadir dalam persidangan karena sakit. Ketua Majelis Hakim Dahlan meminta jaksa melakukan pengecekan, dan memulangkan Agus ke Rutan.
Lukman menegaskan, pemberitahuan mengenai kondisi terdakwa yang tengah sakit dan perlu mendapatkan perawatan telah disampaikan ke seluruh pihak terkait, termasuk pengadilan. Bahkan pemberitahuan sudah disampaikan beberapa kali.
Pada sidang pekan lalu, kata Lukman, terdakwa sudah sempat diperiksa oleh dokter. Menurut dokter, melihat kondisi terdakwa kala itu, disarankan agar segera dibawa ke rumah sakit.
"Urgensi tertentu dan dalam keadaan sakit , itu juga dikuatkan dengan pernyataan atau pun keterangan atau pun hasil pemeriksaan dari dokter bahwa yang bersangkutan sakit," kata Lukman, Rabu (5/1/2022).
Sebelumnya, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru yang menyidangkan perkara penipuan investasi Rp84 miliar murka lantaran Agus Salim tidak hadir dalam persidangan karena sakit. Ketua Majelis Hakim Dahlan meminta jaksa melakukan pengecekan, dan memulangkan Agus ke Rutan.
Lukman menegaskan, pemberitahuan mengenai kondisi terdakwa yang tengah sakit dan perlu mendapatkan perawatan telah disampaikan ke seluruh pihak terkait, termasuk pengadilan. Bahkan pemberitahuan sudah disampaikan beberapa kali.
Pada sidang pekan lalu, kata Lukman, terdakwa sudah sempat diperiksa oleh dokter. Menurut dokter, melihat kondisi terdakwa kala itu, disarankan agar segera dibawa ke rumah sakit.
Lihat Juga :