Pilkada DKI 2024, Selain Ariza, Misan, dan Taufik Patut Diperhitungkan
Senin, 03 Januari 2022 - 22:28 WIB
loading...
A
A
A
“Saya kira kita tidak bisa menutup mata pada kapasitas politisi-politisi Kebon Sirih sebagai kandidat Gubernur DKI. Saya melihat potensi yang siap muncul dan bertarung seperti Bang Misan, Pak Taufik maupun Hasbiallah,” ungkapnya.
Baca juga: Cegah Jakarta Tenggelam, Menteri dan Gubernur Anies Keroyokan Bangun SPAM
Misan Samsuri merupakan politisi senior partai Demokrat. Putra Betawi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI dan secara berturut-turut telah menjadi wakil rakyat selama tiga periode. M Taufik yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD DKI dan merupakan politisi Kebon Sirih yang populer, namun berada pada perahu yang sama dengan Ariza. Sementara itu, Hasbiallah Ilyas merupakan Ketua Partai dan Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta.
Masyarakat Jakarta harus mencerdaskan diri dalam menatap Pilkada DKI ke depan. Pemimpin Jakarta ke depan, menurutnya, tidak boleh hanya populer di mata publik melalui serangkaian strategi pencitraan, namun juga memiliki pemahaman dan pemaknaan akan kompleksitas masalah Jakarta.
“Bagi saya Pilkada DKI Jakarta 2024 harus memberikan kesempatan kepada figur-figur yang memahami secara holistik kebutuhan dan keinginan warganya daripada hanya dijadikan sebatas ajang kontestasi popularitas para politisi. Sudah saatnya muncul nama-nama calon gubernur yang memiliki kedekatan dan ikatan yang kuat dengan masyarakat serta rekam jejak yang terdokumetasi dengan baik di Jakarta,” ujar Yusuf.
Baca juga: Cegah Jakarta Tenggelam, Menteri dan Gubernur Anies Keroyokan Bangun SPAM
Misan Samsuri merupakan politisi senior partai Demokrat. Putra Betawi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI dan secara berturut-turut telah menjadi wakil rakyat selama tiga periode. M Taufik yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD DKI dan merupakan politisi Kebon Sirih yang populer, namun berada pada perahu yang sama dengan Ariza. Sementara itu, Hasbiallah Ilyas merupakan Ketua Partai dan Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta.
Masyarakat Jakarta harus mencerdaskan diri dalam menatap Pilkada DKI ke depan. Pemimpin Jakarta ke depan, menurutnya, tidak boleh hanya populer di mata publik melalui serangkaian strategi pencitraan, namun juga memiliki pemahaman dan pemaknaan akan kompleksitas masalah Jakarta.
“Bagi saya Pilkada DKI Jakarta 2024 harus memberikan kesempatan kepada figur-figur yang memahami secara holistik kebutuhan dan keinginan warganya daripada hanya dijadikan sebatas ajang kontestasi popularitas para politisi. Sudah saatnya muncul nama-nama calon gubernur yang memiliki kedekatan dan ikatan yang kuat dengan masyarakat serta rekam jejak yang terdokumetasi dengan baik di Jakarta,” ujar Yusuf.
(jon)
Lihat Juga :