Korban Wedding Organizer di Karawang Tak Hanya Calon Pengantin, Vendor Pun Tertipu

Senin, 03 Januari 2022 - 21:20 WIB
loading...
Korban Wedding Organizer...
Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Olietha Ageng Wicaksana. Foto: SINDOnews/Nilakusuma
A A A
KARAWANG - Korban penipuan wedding organizer Dwi Putri (DP) tidak hanya dialami puluhan calon pengantin , namun sejumlah vendor upacara adat perkawinan turut menjadi korban.

Sejumlah vendor mengaku belum dibayar pihak wedding organizer hingga kasus ini viral. Polisi masih meminta keterangan para pihak menindaklanjuti laporan yang masuk.

Baca juga: Puluhan Calon Pengantin Korban Wedding Organizer Dwi Putri Lapor Polisi

Salah seorang vendor upacara adat, Dina Permata (36) mengatakan, pihak wedding organizer Dwi Putri belum membayar selama dua kali manggung. Upaya untuk menagih belum berhasil hingga kasusnya menjadi ramai.



"Kami sudah dua kali manggung dan belum dibayar sampai sekarang. Janjinya sih setelah empat hari manggung baru dibayar, sekarang sudah tiga minggu belum juga dibayar," kata Dina, Senin (3/1/22).

Dina menceritakan, pemilik wedding organizer Dwi Putri menghubunginya untuk mengisi acara adat, sekitar tiga minggu lalu. Dia menjanjikan akan membayar empat hari setelah manggung. "Sampai sekarang belum dibayarkan, padahal janjinya hanya empat hari setelah mamggung," katanya.

Baca juga: Tertipu Wedding Organizer, Puluhan Calon Pengantin Nyaris Gagal Nikah

Karena kesal, Dina akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Karawang. Apalagi dia mendengar tidak hanya dirinya, namun sejumlah vendor lain juga ada yang menjadi korban penipuan.

"Setelah lapor polisi ternyata bukan saya saja yang menjadi korban, tapi banyak vendor lain juga menjadi korban," ujarnya.

Menurut Dina, dia merasa kaget ketika mengetahui jika wedding organizer Dwi Putri mematok harga sangat murah untuk perayaan pernikahan. Apalagi untuk manggung upacara adat saja memakan biaya Rp 5 juta.

Baca juga: Geger Puluhan Calon Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Ini Penjelasan Polisi

"Kalau lihat harganya yang Rp 13 juta tidak masuk akal juga sih. Bayar kita aja sudah Rp 5 juta, meski akhirnya kita juga belum dibayar," ketusnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan, sudah ada tujuh korban yang melaporkan kejadian ini. Pihaknya masih meminta keterangan sejumlah pihak dalam kasus dugaan penipuan wedding organizer. "Korban banyak sebenarnya, tapi tujuh yang kuat unsurnya dan bukti-buktinya," tandasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
Jadi Tersangka, Bos...
Jadi Tersangka, Bos WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin Ditahan
Polisi Ringkus Owner...
Polisi Ringkus Owner WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,6 Miliar
Anwar BAB Serahkan Seluruh...
Anwar BAB Serahkan Seluruh Uang Saku ke Polisi Usai Diperiksa dalam Kasus Hanania Group
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
Rekomendasi
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Gempa Besar Berkekuatan...
Gempa Besar Berkekuatan M6,7 Guncang Palu Sulteng
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved