Korban Wedding Organizer di Karawang Tak Hanya Calon Pengantin, Vendor Pun Tertipu
Senin, 03 Januari 2022 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Dina menceritakan, pemilik wedding organizer Dwi Putri menghubunginya untuk mengisi acara adat, sekitar tiga minggu lalu. Dia menjanjikan akan membayar empat hari setelah manggung. "Sampai sekarang belum dibayarkan, padahal janjinya hanya empat hari setelah mamggung," katanya.
Baca juga: Tertipu Wedding Organizer, Puluhan Calon Pengantin Nyaris Gagal Nikah
Karena kesal, Dina akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Karawang. Apalagi dia mendengar tidak hanya dirinya, namun sejumlah vendor lain juga ada yang menjadi korban penipuan.
"Setelah lapor polisi ternyata bukan saya saja yang menjadi korban, tapi banyak vendor lain juga menjadi korban," ujarnya.
Menurut Dina, dia merasa kaget ketika mengetahui jika wedding organizer Dwi Putri mematok harga sangat murah untuk perayaan pernikahan. Apalagi untuk manggung upacara adat saja memakan biaya Rp 5 juta.
Baca juga: Tertipu Wedding Organizer, Puluhan Calon Pengantin Nyaris Gagal Nikah
Karena kesal, Dina akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Karawang. Apalagi dia mendengar tidak hanya dirinya, namun sejumlah vendor lain juga ada yang menjadi korban penipuan.
"Setelah lapor polisi ternyata bukan saya saja yang menjadi korban, tapi banyak vendor lain juga menjadi korban," ujarnya.
Menurut Dina, dia merasa kaget ketika mengetahui jika wedding organizer Dwi Putri mematok harga sangat murah untuk perayaan pernikahan. Apalagi untuk manggung upacara adat saja memakan biaya Rp 5 juta.
Lihat Juga :