Pemkot Medan Kebut Perwal Cluster Isolation Tangani Corona

Kamis, 23 April 2020 - 11:58 WIB
loading...
Pemkot Medan Kebut Perwal...
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution memberikan keterangan penerapan Cluster Isolation untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. (Foto: SINDONews/Sartana)
A A A
MEDAN - Pemkot Medan segera menarapkan Cluster Isolation (Gugus Isolasi) untuk memutus rantai penyebaranCovid-9,di Kota Medan, Sumatera Utara.Draf Perwal segera disiapkan untuk memberlakukan aturan ini.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota MedanAkhyar Nasution mengatakan, seusai menemui Gubsu Edy Rahmayadi yang membahaspenanganan Covid-19, Kota Medan tidak akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kota Medan tidak melakukan PSBB, tetapi menerapkan Cluster Isolation," kata Akhyar Nasution, Kamis (23/4/2020).

Dijelaskan Akhyar, penarapan Cluster Isolationlebih tepat dikarenakan pasien positif Covid-19 dan PDP sudah terisolasi di rumah sakit. Sedangkan bagi warga yang masuk ODP, OTG dan PP masih berkeliaran.

"Melalui Cluster Isolation ini, mereka lah nanti yang akan kita isolasi agar tidak berkeliaran lagi sehingga tidak rentan menularkan virus corona di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Cluster Isolation secepatnya diterapkan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dan saat ini draf Perwal tentang Cluster Isolation sedang dipersiapkan. “Insya Alllah begitu draf perwalnya selesai, maka kita terapkan Cluster Isolation. Insya Allah dengan Cluster Isolation ini, semoga kita dapat mengatasi Covid-19,” harapnya.

Akhyar mengharapkan dukungan masyarakat dengan mengenakan masker di manapun berada, karena sangat membantu dalam upaya mengatasi penyebaran Covid-19, termasuk ketika melaksanakan salat. Bahkan papar Akhyar, dirinya telah bertemu dengan beberapa ulama dan menanyakan langsung penggunaan masker ketika salat.

Dikatakan Akhyar, Pemkot Medan tidak melarang masyarakat untuk berusaha, terutama berjualan, namun tidak menyediakan kursi dan meja untuk mencegah masyarakat berkumpul.

"Berjualan tidak dilarang. Yang dilarang cuma berkumpul. Kalau udah berkumpul pasti bercakap-cakap sehingga percikan air liur dikhawatirkan akan bertebaran kemana-mana. Ini yang kita khawatirkan dapat menyebabkan penularan Covid-19,”tandasnya.
(zai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemkot Medan Kembalikan...
Pemkot Medan Kembalikan 30 Ton Beras Bantuan dari Asing, Begini Tanggapan Mendagri
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Viral Jembatan Taman...
Viral Jembatan Taman Cadika Kota Medan Ambruk, Begini Penampakannya
Perkuat Kolaborasi lewat...
Perkuat Kolaborasi lewat Turnamen Sepak Bola Korpri, Bobby Nasution Diulosi Masyarakat Samosir
Bobby Nasution Tinjau...
Bobby Nasution Tinjau Sejumlah Proyek Multiyears: Alhamdulilah, Kata Kuncinya Sebentar Lagi Selesai
Bobby Nasution Terobos...
Bobby Nasution Terobos Banjir Lihat Langsung Kondisi Warganya
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved