Rebutan Kampus, Pendiri-Dosen Yayasan TEDC Geruduk Kantor LLDIKTI-IV

Jum'at, 31 Desember 2021 - 06:11 WIB
loading...
Rebutan Kampus, Pendiri-Dosen...
Pendiri hingga dosen Yayasan TEDC menggeruduk Kantor LLDIKTI Wilayah IV untuk menuntut kejelasan penanganan sengketa pengelolaan Politeknik TEDC Bandung. Foto: SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Pendiri, pengurus, hingga dosen Yayasan Technical Education Development Center (TEDC) menggeruduk Kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV di Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung , Kamis (30/12/2021).

Mereka datang untuk meminta kejelasan terkait penanganan sengketa Yayasan TEDC yang berlarut-larut. Kondisi tersebut dinilai telah merugikan pihak yayasan, termasuk dosen dan mahasiswa Politeknik TEDC yang beralamat di Jalan Pesantren, Kota Cimahi itu.

Baca juga: Tidak Ada Penutupan Jalan saat Malam Tahun Baru di Bandung

Salah satu pendiri sekaligus pembina Yayasan TEDC, Soesilo Oetomo menuntut kejelasan penanganan sengketa kepemilikan Yayasan TEDC, setelah diambil alih secara sepihak oleh salah satu pendiri yayasan di bawah naungan yayasan baru bernama Yayasan Daya Juang Bangsa (YDJB) hingga menyebabkan dualisme kepemimpinan pengelolaan Politeknik TEDC.

"Kami sudah melakukan berbagai upaya, mengirimkan surat, baik ke LLDIKTI maupun ke kementerian, namun sampai sekarang belum ada keputusan, maka kami datang ke sini. Harapannya, meminta klarifikasi kenapa kami dibiarkan terus, padahal jelas yang bersangkutan melakukan perbuatan yang kurang wajar," tegas Soesilo.

Menurut Soesilo, sengketa yang berlarut-larut tersebut telah menimbulkan ketidaknyamanan, baik terhadap yayasan, dosen, hingga para mahasiswa Politeknik TEDC.

Baca juga: Gempa Bumi Guncang Sukabumi, Getarannya Dirasakan Seperti Truk Lewat

Masih di tempat yang sama, Ketua Yayasan Technical Teacher Upgrading Center (TTUC) Penyesuaian, Frans Mase Pakpahan menerangkan bahwa berdasarkan Putusan Mahkamah Agung (MA) No.755/PK/pdt/2016, Badan Penyelenggara Politeknik TEDC harus diserahkan kepada Yayasan TEDC yang kini sudah melakukan Penyesuaian menjadi Yayasan TTUC Penyesuaian Cimahi.

Tidak hanya itu, penyerahan Politeknik TEDC kepada Yayasan TEDC juga diperkuat oleh Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Nomor 73/D/O/2002 yang menyatakan bahwa Politeknik TEDC diselenggarakan di bawah Yayasan TEDC.

"Akan tetapi, saat ini terdapat dua kepengurusan di Yayasan TEDC, kami berharap pemerintah segera meluruskan hal ini," tegas dia.

Lebih lanjut Frans mengatakan bahwa pihaknya sendiri sudah melakukan berbagai upaya klarifikasi sejak 2011 silam. Akan tetapi, hingga saat ini, persoalan tersebut terkatung-katung dan tidak pernah selesai.
Disinggung hasil pertemuan dengan pihak LLDIKTI Wilayah IV, pihaknya mengaku kecewa. Pasalnya, Kepala LLDIKTI Wilayah IV tidak ada di tempat dan pihaknya hanya dilayani staf.

Baca juga: Dosen Senior PTN di Yogyakarta Tipu Korban Ratusan Juta Modus Sewa Tanah Fiktif

"Kecewa iya, karena pemerintah tidak boleh abai, di pusat ada kementerian dan di daerah ada LLDIKTI, namanya juga lembaga pelayanan pendidikan tinggi. Apapun harus dilayani tanpa melihat sifat-sifat formal karena seperti kata presiden, kita harus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya.

Pihaknya pun berharap, pemerintah pusat segera turun tangan mengatasi persoalan tersebut. Pihaknya khawatir, persoalan tersebut mengganggu psikologis mahasiswa.

"Karena lulusan-lulusan yang qualified tidak bisa dihasilkan dengan kondisi seperti ini. Kami berjalan karena sangat mementingkan hak-hak mahasiswa, maka kami miris ketika ada lembaga yang melakukan pembelajaran akademi yang tidak sesuai," tandas dia.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Kolaborasikan Musik-UMKM,...
Kolaborasikan Musik-UMKM, Konser HS Hey Slank Bandung Dipadati 25 Ribu Slankers
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
Jalankan Putusan Menag,...
Jalankan Putusan Menag, UIN Jakarta Resmi Integrasikan SMA/SMK Triguna Hari Ini
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Hanura Bantah Punya...
Hanura Bantah Punya Yayasan Pengelola MBG, Sebut Narasi yang Beredar Hoaks
Rekomendasi
Alarm Bahaya untuk Argentina...
Alarm Bahaya untuk Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU, Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Rudi Margono Jadi Plt...
Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus, Ini Rekam Jejak Pemikirannya tentang Perampasan Aset
Berita Terkini
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
Infografis
4 Tokoh Indonesia Lulusan...
4 Tokoh Indonesia Lulusan Oxford University, Kampus Terbaik Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved