Malam Tahun Baru Diprediksi Tak Hujan, BMKG Imbau Tetap Waspada Cuaca Ekstrem
Jum'at, 31 Desember 2021 - 07:28 WIB
loading...
A
A
A
Farid mengemukakan, gelombang air laut juga perlu diwaspadai. Ketinggiannya diperkirakan 1,25 meter sampai 2,5 meter. Gelombang tersebut terjadi di Selat Makassar bagian selatan perairan Parepare, spermonde Pangkep bagian barat, spermonde Makassar, Selayar, Teluk Bone Selatan, serta Perairan Timur Selayar.
“Hampir secara umum tinggi gelombangnya untuk besok. Karena gelombang tinggi pasti diikuti juga dengan kecepatan angin yang lumayan tinggi,” imbuhnya.
Sejauh ini, lanjutnya, belum ada potensi bencana alam. Akan tetapi, kondisi cuaca tetap perlu diwaspadai. Bisa saja ada perubahan cuaca yang signifikan menjadi ekstrem.
“Kita sudah mau masuki puncak musim hujan bulan Januari, jadi perlu ditingkatkan kewaspadaan masyarakat. Masih berpotensi hujan lebat karena masuk puncak musim hujan,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan pihaknya tetap mengantisipasi potensi bencana alam. Apalagi diprediksi puncak musim hujan akan terjadi pada Januari 2022 nanti.
Baca Juga: Terjadi 10.570 Gempa Tektonik Sepanjang 2021, BMKG: Meningkat Dibandingkan 2020
“Hampir secara umum tinggi gelombangnya untuk besok. Karena gelombang tinggi pasti diikuti juga dengan kecepatan angin yang lumayan tinggi,” imbuhnya.
Sejauh ini, lanjutnya, belum ada potensi bencana alam. Akan tetapi, kondisi cuaca tetap perlu diwaspadai. Bisa saja ada perubahan cuaca yang signifikan menjadi ekstrem.
“Kita sudah mau masuki puncak musim hujan bulan Januari, jadi perlu ditingkatkan kewaspadaan masyarakat. Masih berpotensi hujan lebat karena masuk puncak musim hujan,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan pihaknya tetap mengantisipasi potensi bencana alam. Apalagi diprediksi puncak musim hujan akan terjadi pada Januari 2022 nanti.
Baca Juga: Terjadi 10.570 Gempa Tektonik Sepanjang 2021, BMKG: Meningkat Dibandingkan 2020
Lihat Juga :