Ngaku Korban Klitih, Pemuda di Jogja Ini Ternyata Sayat Tangan Sendiri
Rabu, 29 Desember 2021 - 21:12 WIB
loading...
A
A
A
Dari penyelidikan tersebut polisi menemukan kejanggalan dengan laporan yang disampaikan korban di kantor polisi. Setelah melakukan gelar perkara akhirnya polisi mengamankan Heriawan yang mengaku menjadi korban kejahatan klithih.
Setelah ditunjukkan sejumlah fakta dari keterangan para saksi dan rekaman CCTV, akhirnya Heriawan mengakui bahwa dia telah membuat laporan palsu di kantor polisi dengan mengaku menjadi korban kejahatan klithih.
Heriawan mengaku sengaja menyayat tangannya sendiri dengan cutter yang dibelinya dari sebuah mini market. Kemudian mengaku kepada warga yang menolongnya serta kepada polisi. Seolah olah dia menjadi korban penganiayaan oleh 3 orang bersenjata tajam pada tengah malam di Jalan Bibis Kapanewon, Kasihan, Bantul.
Baca juga: Aksi Klitih Kambuh Lagi, 2 Warga Bantul Disabet Celurit
Pemuda berusia 23 tahun yang tubuh dan mukanya dipenuhi tatto yang ternyata residivis kasus penganiayaan ini mengaku bahwa perbuatannya ini dilakukan agar dirinya menjadi viral dan terkenal di media sosial. Heriawan berusaha mengunggah luka robek di tangannya dan pengakuannya di salah satu media sosial. Namun ditolak oleh media sosial tersebut lantaran mengandung kekerasan.
Setelah ditunjukkan sejumlah fakta dari keterangan para saksi dan rekaman CCTV, akhirnya Heriawan mengakui bahwa dia telah membuat laporan palsu di kantor polisi dengan mengaku menjadi korban kejahatan klithih.
Heriawan mengaku sengaja menyayat tangannya sendiri dengan cutter yang dibelinya dari sebuah mini market. Kemudian mengaku kepada warga yang menolongnya serta kepada polisi. Seolah olah dia menjadi korban penganiayaan oleh 3 orang bersenjata tajam pada tengah malam di Jalan Bibis Kapanewon, Kasihan, Bantul.
Baca juga: Aksi Klitih Kambuh Lagi, 2 Warga Bantul Disabet Celurit
Pemuda berusia 23 tahun yang tubuh dan mukanya dipenuhi tatto yang ternyata residivis kasus penganiayaan ini mengaku bahwa perbuatannya ini dilakukan agar dirinya menjadi viral dan terkenal di media sosial. Heriawan berusaha mengunggah luka robek di tangannya dan pengakuannya di salah satu media sosial. Namun ditolak oleh media sosial tersebut lantaran mengandung kekerasan.
Lihat Juga :