Cegah Omicron dari Singapura, Pelabuhan Tikus di Jambi Diawasi Ketat
Rabu, 29 Desember 2021 - 19:28 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, ini untuk mengantisipasi dalih pelancong luar negeri menghindari wajib karantina. Meski demikian, belum ditemukan adanya pendatang via pelabuhan Kuala Tungkal yang terdeteksi reaktif.
Baca juga: Pengusaha Hiburan Malam yang Mencabuli 13 Anak Asal Jambi Terancam Hukuman 15 Tahun
“Untuk mencegah dari luar, artinya ada kemungkinan warga yang dari luar negeri menghindari karantina, yang tadinya 14 hari menjadi 10 hari. Modus yang dipakai adalah masuk lewat jalur laut lewat Singapura masuk ke Batam, Batam ke Tungkal,” ujarnya.
Namun kata Feri, sampai sekarang belum ada tanda-tanda adanya yang reaktif. "Kapolresnya saya tanyakan tiap hari, belum ada tanda-tanda yang reaktif ataupun positif (COVID-19). Ini antisipasi kita,” tegas Feri.
Terpisah, Plt Kadishub Provinsi Jambi Ismed menambahkan, pendatang via pelabuhan Kuala Tungkal wajib sudah divaksin lengkap dan menunjukkan hasil negatif rapid antigen serta masuk ke aplikasi Pedulilindungi.
Baca juga: Pengusaha Hiburan Malam yang Mencabuli 13 Anak Asal Jambi Terancam Hukuman 15 Tahun
“Untuk mencegah dari luar, artinya ada kemungkinan warga yang dari luar negeri menghindari karantina, yang tadinya 14 hari menjadi 10 hari. Modus yang dipakai adalah masuk lewat jalur laut lewat Singapura masuk ke Batam, Batam ke Tungkal,” ujarnya.
Namun kata Feri, sampai sekarang belum ada tanda-tanda adanya yang reaktif. "Kapolresnya saya tanyakan tiap hari, belum ada tanda-tanda yang reaktif ataupun positif (COVID-19). Ini antisipasi kita,” tegas Feri.
Terpisah, Plt Kadishub Provinsi Jambi Ismed menambahkan, pendatang via pelabuhan Kuala Tungkal wajib sudah divaksin lengkap dan menunjukkan hasil negatif rapid antigen serta masuk ke aplikasi Pedulilindungi.
Lihat Juga :