Kisah Serangan Berdarah Sekutu Sriwijaya saat Berlangsung Resepsi Pernikahan Airlangga

Kamis, 30 Desember 2021 - 06:50 WIB
loading...
A A A
Kerajaan Kahuripan merupakan lanjutan dari Kerajaan Mataram Kuno periode Jawa Timur, atau juga disebut Kerajaan Medang. Dikutip dari buku "Airlangga Biografi Raja Pembaru Jawa Abad XI" karya Ninie Susanti, ada beberapa langkah visioner yang dilakukan Airlangga usai dinyatakan menjadi raja oleh para pendeta dan rakyatnya.

Kebijakan-kebijakan yang ditempuh Airlangga dalam memerintah Kerajaan Kahuripan ini digambarkan melalui beberapa prasasti, seperti Prasasti Cane, Baru, Terep, Kamalagyan, Turunhyang A.

Beberapa kebijakan konon disebut prasasti itu tak lazim pada kerajaan masa itu. Penyederhanaan sistem birokrasi pejabat pemerintahan diambil oleh Airlangga. selain itu Airlangga memberi perhatian besar kepada kesejahteraan rakyat.

Baca juga: Mulut Berbisa Mahapati, Mengadu Domba para Pejuang Pendiri Majapahit hingga Mati Tragis Sebagai Pemberontak

Upaya membangun kesejahteraan rakyat ini, diwujudkan Airlangga dalam bentuk pemberian hadiah, kepada siapa saja yang berjasa bagi pemerintah dan raja, serta peningkatan pemeliharaan sarana umum, misalkan bangunan suci, bendungan, dan irigasi.

Di bidang keagamaan, Raja Airlangga memberi perhatian besar kepada kehidupan beragama di kerajaannya. Hal ini terlihat dengan selalu diikutsertakannya pada pendeta di dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan pemerintahan saat itu.

Raja Airlangga juga melakukan perbaikan beberapa sarana prasarana umum yang berkaitan dengan hajat hidup dan matapencaharian rakyatnya. Perbaikan Bendungan Waringin Sapta, sehingga mengakibatkan berfungsi kembalinya pelabuhan regional Hujun Galuh, menjadi salah satunya.

Di bidang sosial pemberian hak istimewa dari raja kepada orang-orang yang telah berjasa secara individu, maupun keluarga ataupun seluruh penduduk desa. Bahkan karena kebijakan-kebijakan tersebut, menjadikan Kerajaan Kahuripan begitu disegani dan dilirik oleh kerajaan-kerajaan di Asia Tenggara.

Beberapa kerajaan di Asia Selatan, dan Asia Tenggara, menjalin kerjasama dengan Kahuripan di bawah pemerintahan Airlangga. Kerjasama ini meliputi bidang politik, ekonomi, dan perkembangan agama-agama yang ada di Asia Selatan dan Tenggara.

Baca juga: Mulut Berbisa Mahapati, Mengadu Domba para Pejuang Pendiri Majapahit hingga Mati Tragis Sebagai Pemberontak

Tak hanya kerajaan di luar Nusantara, beberapa kerajaan di Nusantara juga menjalin kerjasama dengan Kahuripan. Beberapa kerajaan misalnya Kerajaan Bali di bawah Dinasti Warmadewa, Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Melayu, Kerajaan Sunda, dan Kerajaan Mataram Hindu, bekerjasama dengan Airlangga.

Raja Airlangga menghidupkan kembali negara di Jawa bagian timur, tapi generasi berikutnya menuduhnya menghancurkan hasil karyanya sendiri dengan membagi kerajaannya di antara dua putranya.

Airlangga membagi kekuasaannya, lantaran sama-sama menyayangi kedua putranya. Kedua kerajaan itu yaitu Kerajaan Panjalu, dan Kerajaan Janggala. Letak keduanya dipisahkan Gunung Kawi, dan Sungai Brantas. Wilayah Kediri terletak sebelah barat Gunung Kawi, sedangkan Janggala di sebelah timur Gunung Kawi.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Bangun Food Estate,...
Bangun Food Estate, Airlangga Sebut Tanah Merauke Lebih Baik dari Australia
Lanjutkan Negosiasi...
Lanjutkan Negosiasi Dagang, Menko Airlangga Kirim Tim ke AS Pekan Depan
Rekomendasi
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved