10 Kasus Kejahatan Ganggu Perayaan Natal di Jateng
Minggu, 26 Desember 2021 - 17:04 WIB
loading...
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Polisi mendapati sejumlah kasus kejahatan yang dilakukan pada saat umat Kristiani merayakan Natal di Jawa Tengah. Petugas dengan sigap mengamankan pelaku agar kekhusyukan ibadah warga tak terganggu.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy mengatakan, angka kriminalitas menjelang perayaan Natal relatif meningkat. Tertinggi terjadi pada 20 dan 22 Desember, yakni masing-masing terjadi 14 kasus kejahatan.
Baca juga: Kopda DA Sebut Handi-Salsabila Diseret dari Mobil dan Dibuang dari Atas Jembatan Serayu Cilacap
Sementara pada 18 Desember, terjadi lima kasus kejahatan, 19 Desember 5 kasus, 21 Desember tujuh kasus, dan 23 Desember delapan kasus kejahatan.
“Polisi akan bertindak tegas terhadap semua pelaku kejahatan. Apalagi sampai mengganggu ketertiban masyarakat,” tegas dia.
Namun demikian, Kombes Pol Iqbal mengatakan, polisi menjamin keamanan warga beribadah Natal. Petugas gabungan juga dikerahkan untuk pengamanan gereja dan sejumlah titik objek vital.
Baca juga: Detik-detik Kades di Blora Buka Pintu Darurat Pesawat yang Hendak Terbang
Aparat Polda Jateng menerjunkan 15.900 personel yang ditempatkan pada 279 pos pengamanan. Mereka bersiaga di pos masing-masing selama masa Operasi Lilin Candi 2021 sejak 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.
“Bertetapan dengan perayaan Natal 25 Desember kemarin, terjadi 10 tindak kejahatan di seluruh Jawa Tengah. Kita telah mengambil langkah-langkah strategis agar ibadah umat Kristiani tak terganggu,” kata Iqbal, Minggu (226/12/2021).
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy mengatakan, angka kriminalitas menjelang perayaan Natal relatif meningkat. Tertinggi terjadi pada 20 dan 22 Desember, yakni masing-masing terjadi 14 kasus kejahatan.
Baca juga: Kopda DA Sebut Handi-Salsabila Diseret dari Mobil dan Dibuang dari Atas Jembatan Serayu Cilacap
Sementara pada 18 Desember, terjadi lima kasus kejahatan, 19 Desember 5 kasus, 21 Desember tujuh kasus, dan 23 Desember delapan kasus kejahatan.
“Polisi akan bertindak tegas terhadap semua pelaku kejahatan. Apalagi sampai mengganggu ketertiban masyarakat,” tegas dia.
Namun demikian, Kombes Pol Iqbal mengatakan, polisi menjamin keamanan warga beribadah Natal. Petugas gabungan juga dikerahkan untuk pengamanan gereja dan sejumlah titik objek vital.
Baca juga: Detik-detik Kades di Blora Buka Pintu Darurat Pesawat yang Hendak Terbang
Aparat Polda Jateng menerjunkan 15.900 personel yang ditempatkan pada 279 pos pengamanan. Mereka bersiaga di pos masing-masing selama masa Operasi Lilin Candi 2021 sejak 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.
“Bertetapan dengan perayaan Natal 25 Desember kemarin, terjadi 10 tindak kejahatan di seluruh Jawa Tengah. Kita telah mengambil langkah-langkah strategis agar ibadah umat Kristiani tak terganggu,” kata Iqbal, Minggu (226/12/2021).
Lihat Juga :