Gaji Tak Dibayar, Ratusan Pekerja Asal Riau Telantar di Kaltim
Selasa, 09 Juni 2020 - 17:14 WIB
loading...
A
A
A
Hal senada juga diungkapkan Mul, dia mengatakan bahwa sudah empat bulan gajinya tidak dibayar perusahaan. "Kita sudah beberapa kali menagih, tapi sampai sekarang tidak ada kepastian. Empat bulan saya tidak terima bayaran. Di sini pekerja ratusan orang dari berbagai daerah," imbuh pria asal Medan, Sumatera Utara.
Mereka bekerja sebagai operator alat berat, menebang kayu, sopir truk pembawa kayu log dan lainnya. Sementara itu Vivi Angraini salah satu istri dari pekerja mengaku sangat kewalahan karena suaminya tidak kirim uang lagi.
"Kita kewalahan harus memenuhi kebutuhan hidup. Kita minta perusahaan pulangkan suami saya. Mertua saya juga ikut di sana dan tidak ada kejelasan. Janjinya bulan Maret mereka dipulangkan oleh perusahaan, namun sampai sekarang tidak ada kejelasan. Suami dan mertua saya telantar di sana," ucap Vivi istri dari MS warga Kampar, Riau. (Baca: Kapolres-Dandim Sosialisasikan News Normal di Pangkalan Bun).
Sementara itu juru bicara dari perusahaan PT Sumber Musi Persada/Sari Mas Abadi, Ferry mengakui kalau perusahaan belum membayarkan gaji dan tidak memulangkan mereka.
"Kalau masalah gaji, bukan tidak dibayar, tapi belum dibayar sepenuhnya. Ini karena kondisi keuangan perusahaan. Tapi kita akan usahakan secepatnya membayar gaji mereka. Kalau masalah kepulangan mereka sampai sekarang belum ada maskapai, yang ada setahu saya Garuda aja hari ini. Kita akan kita pulangkan merekalah," ucap Ferry.
Mereka bekerja sebagai operator alat berat, menebang kayu, sopir truk pembawa kayu log dan lainnya. Sementara itu Vivi Angraini salah satu istri dari pekerja mengaku sangat kewalahan karena suaminya tidak kirim uang lagi.
"Kita kewalahan harus memenuhi kebutuhan hidup. Kita minta perusahaan pulangkan suami saya. Mertua saya juga ikut di sana dan tidak ada kejelasan. Janjinya bulan Maret mereka dipulangkan oleh perusahaan, namun sampai sekarang tidak ada kejelasan. Suami dan mertua saya telantar di sana," ucap Vivi istri dari MS warga Kampar, Riau. (Baca: Kapolres-Dandim Sosialisasikan News Normal di Pangkalan Bun).
Sementara itu juru bicara dari perusahaan PT Sumber Musi Persada/Sari Mas Abadi, Ferry mengakui kalau perusahaan belum membayarkan gaji dan tidak memulangkan mereka.
"Kalau masalah gaji, bukan tidak dibayar, tapi belum dibayar sepenuhnya. Ini karena kondisi keuangan perusahaan. Tapi kita akan usahakan secepatnya membayar gaji mereka. Kalau masalah kepulangan mereka sampai sekarang belum ada maskapai, yang ada setahu saya Garuda aja hari ini. Kita akan kita pulangkan merekalah," ucap Ferry.
(nag)