Kurang Perhatian, Warga Cikarang Demo PT NT Indonesia
Selasa, 21 Desember 2021 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian mekanisme dan prosedur penyelenggaraan, bantuan pembiayaan penyelenggaraan kesejahteraan sosial dan kompensasi pemulihan dan peningkatan fungsi lingkungan hidup, fasilitas tanggung jawab sosial perusahaan, pelaporan, termasuk peran serta masyarakat.
”Warga masyarakat tidak pernah merasakan kontribusi yang ada, kalau tuntutan yang pertama kita menggali potensi. Kan sudah jelas diatur dalam PERDA, masyarakat sekitar berhak mendapatkan kesejahteraan atas dampak berdiri nya perusahaa,” ungkapnya.
Dalam aksinya warga Jatireja, pihak PT NT Indonesia tidak hadir menemui warga hanya saja diwakili oleh pihak kawasan Jababeka. Menurut dia, aksi sebenarnya wajar dan sering terjadi di semua Kawasan Industri di Indonesia.
”Apalagi masa pandemi istilahnya banyak yang mengeluh pekerjaan, biaya. Tetapi tetap ada audiensi dan mediasi kita fasilitasi saya kira itu saja. Saya minta perusahaan untuk korperatif,” kata Corporate Service Jababeka, Albert Mulyono di Cikarang.
Sementara pihak PT NT Indonesia belum memberikan tanggapan atas aksi warga Jatireja tersebut. Hanya saja, warga kecewa dan mengancam akan melakukan aksi besar-besar dan melaporkan hal ini kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi.
”Warga masyarakat tidak pernah merasakan kontribusi yang ada, kalau tuntutan yang pertama kita menggali potensi. Kan sudah jelas diatur dalam PERDA, masyarakat sekitar berhak mendapatkan kesejahteraan atas dampak berdiri nya perusahaa,” ungkapnya.
Dalam aksinya warga Jatireja, pihak PT NT Indonesia tidak hadir menemui warga hanya saja diwakili oleh pihak kawasan Jababeka. Menurut dia, aksi sebenarnya wajar dan sering terjadi di semua Kawasan Industri di Indonesia.
”Apalagi masa pandemi istilahnya banyak yang mengeluh pekerjaan, biaya. Tetapi tetap ada audiensi dan mediasi kita fasilitasi saya kira itu saja. Saya minta perusahaan untuk korperatif,” kata Corporate Service Jababeka, Albert Mulyono di Cikarang.
Sementara pihak PT NT Indonesia belum memberikan tanggapan atas aksi warga Jatireja tersebut. Hanya saja, warga kecewa dan mengancam akan melakukan aksi besar-besar dan melaporkan hal ini kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi.
(ams)
Lihat Juga :