Selama Masa Pandemi Corona, 12.951 Wanita Bekasi Hamil
Selasa, 09 Juni 2020 - 11:37 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Supria Dinata menambahkan, penurunan angka kehamilan tahun ini disebabkan sejumlah faktor, salah satunya kebijakan penundaan pernikahan oleh Kantor Urusan Agama (KUA).
Selain itu sejumlah ibu memutuskan untuk menunda pemeriksaan kehamilan di fasilitas pelayanan kesehatan karena kondisi pandemi Covid-19. Ada juga warga yang sengaja menunda kehamilan karena khawatir jika melahirkan di masa Covid-19.
"Jika bulan ini mulai program, akan ketahuan hamil pada dua bulan mendatang. Untuk data bulan Mei belum masuk. Paling bulan Juli dan Agustus kita baru bisa lihat meningkat apa tidak. Kalau sekarang masih naik turun," katanya. (Baca juga: Hari Ini Semua Pusat Perbelanjaan Bekasi Mulai Beroperasi)
Data kehamilan didapat dari setiap fasilitas kesehatan seperti puskesmas, klinik swasta, serta rumah sakit. Bidan koordinator di 44 puskesmas memberikan laporan berkala kepada Dinas Kesehatan. Sementara klinik dan rumah sakit melaporkan ke puskesmas di masing-masing wilayah kerjanya.
Selain itu sejumlah ibu memutuskan untuk menunda pemeriksaan kehamilan di fasilitas pelayanan kesehatan karena kondisi pandemi Covid-19. Ada juga warga yang sengaja menunda kehamilan karena khawatir jika melahirkan di masa Covid-19.
"Jika bulan ini mulai program, akan ketahuan hamil pada dua bulan mendatang. Untuk data bulan Mei belum masuk. Paling bulan Juli dan Agustus kita baru bisa lihat meningkat apa tidak. Kalau sekarang masih naik turun," katanya. (Baca juga: Hari Ini Semua Pusat Perbelanjaan Bekasi Mulai Beroperasi)
Data kehamilan didapat dari setiap fasilitas kesehatan seperti puskesmas, klinik swasta, serta rumah sakit. Bidan koordinator di 44 puskesmas memberikan laporan berkala kepada Dinas Kesehatan. Sementara klinik dan rumah sakit melaporkan ke puskesmas di masing-masing wilayah kerjanya.
(thm)
Lihat Juga :