Cemburu Buta, Suami di Palembang Bakar Istri Usai Pulang Ziarah
Senin, 20 Desember 2021 - 10:18 WIB
loading...
A
A
A
Lalu, Apriansyah meminta anak laki-laki mereka yang berusia 12 tahun untuk membelikan bensin dan tidak tahu untuk apa, namun sang anak tidak mau.
Apriansyah pun akhirnya membeli sendiri bensin, lalu ketika Susi keluar dari rumah tiba-tiba sang suami menyiram bensin tersebut kepada Susi dan menyulutkan api menggunakan korek gas.
"Bensin itu disiram ke badan Susi, dia langsung berteriak minta tolong waktu itu, tapi belum ada yang nolong. Akhirnya, api itu padam oleh Susi sendiri karena rumahnya di pinggir Sungai Musi dia siram-siram sendiri badannya, tapi Susi juga cerita kalau ada sosok putih yang bantu menarik dia ke air," katanya.
Setelah memadamkan api,, lanjut Anis, Susi dibantu warga pergi ke Bidan yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Kemudian Rosida, kakak Susi mendapat kabar dari warga jika ada peristiwa tersebut.
"Anak saya yang tua, kakaknya Susi jemput Susi dari Bidan sekitar pukul 21.00 WIB lalu membuat laporan ke Polsek SU I. Kemudian kami juga ke RS Bari untuk melakukan visum dan mendapat penanganan medis," jelasnya. Baca: Beritakan Dugaan Pungli, Jurnalis Televisi Nyaris Ditikam Badik Perangkat Desa.
Usai dari RS Bari, Susi mendapat penanganan dan beberapa obat untuk menyembuhkan luka dan kini ia dan dua anaknya tinggal di rumah kakaknya, di Komplek Asrama TNI AD, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Kalidoni, Palembang
Apriansyah pun akhirnya membeli sendiri bensin, lalu ketika Susi keluar dari rumah tiba-tiba sang suami menyiram bensin tersebut kepada Susi dan menyulutkan api menggunakan korek gas.
"Bensin itu disiram ke badan Susi, dia langsung berteriak minta tolong waktu itu, tapi belum ada yang nolong. Akhirnya, api itu padam oleh Susi sendiri karena rumahnya di pinggir Sungai Musi dia siram-siram sendiri badannya, tapi Susi juga cerita kalau ada sosok putih yang bantu menarik dia ke air," katanya.
Setelah memadamkan api,, lanjut Anis, Susi dibantu warga pergi ke Bidan yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Kemudian Rosida, kakak Susi mendapat kabar dari warga jika ada peristiwa tersebut.
"Anak saya yang tua, kakaknya Susi jemput Susi dari Bidan sekitar pukul 21.00 WIB lalu membuat laporan ke Polsek SU I. Kemudian kami juga ke RS Bari untuk melakukan visum dan mendapat penanganan medis," jelasnya. Baca: Beritakan Dugaan Pungli, Jurnalis Televisi Nyaris Ditikam Badik Perangkat Desa.
Usai dari RS Bari, Susi mendapat penanganan dan beberapa obat untuk menyembuhkan luka dan kini ia dan dua anaknya tinggal di rumah kakaknya, di Komplek Asrama TNI AD, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Kalidoni, Palembang
Lihat Juga :