Mengaku Salah Jalan, Anggota KKB di Kepulauan Yapen Bergabung ke NKRI
Minggu, 19 Desember 2021 - 23:21 WIB
loading...
A
A
A
“Papua dari dulu adalah Indonesia, Indonesia adalah papua. Jadi sudah tidak ada lagi perjuangan - perjuangan yang di luar, tidak ada lagi yang namanya perjuangan mengatasnamakan Papua Merdeka atau west Papua, Papua Barat,” tegasnya dalam rilis yang diterima SINDOnews, Minggu (19/12/2021).
Baca juga: Kontak Senjata Satgas TNI Polri, 1 Anggota KKB di Yapen Ditangkap 3 Buron
Sebagai calon generasi penerus bangsa inilah negara kita Negara Kesatuan Republik Indonesia, saatnya kita berjuang untuk mensejahterakan masyarakat kita dengan menambah kualitas sumber daya manusia khususnya di Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Kemudian dari sisi pendidikan, sisi kesehatan juga sama kita menjaga saudara-saudara kita, orang tua serta adik-adik kita semuanya dari penyakit. Apalagi saat ini kita menghadapi pandemi COVID-19,” ungkap dia.
Ferdiyan menambahkan, aparat keamanan di daerah ini yakni Polres dan Kodim 1709/Yawa mempunyai komitmen yang tinggi untuk menjaga wilayah kita. “Masyarakat Yapen telah kami anggap sebagai bagian dari keluarga kami TNI-Polri, termasuk juga pemerintah daerah tidak tinggal diam,” katanya.
Maka dari itu, setelah melaksanakan kegiatan penegakan hukum, pihaknya akan terus melakukan upaya penegakan secara persuasif dan humanis untuk memberikan pemahaman serta meyakinkan saudara-saudara semuanya bahwa aparat TNI-Polri yang ada di Kepulauan Yapen ini bukan sebagai musuh tapi sebagai keluarga.
Baca juga: Kontak Senjata Satgas TNI Polri, 1 Anggota KKB di Yapen Ditangkap 3 Buron
Sebagai calon generasi penerus bangsa inilah negara kita Negara Kesatuan Republik Indonesia, saatnya kita berjuang untuk mensejahterakan masyarakat kita dengan menambah kualitas sumber daya manusia khususnya di Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Kemudian dari sisi pendidikan, sisi kesehatan juga sama kita menjaga saudara-saudara kita, orang tua serta adik-adik kita semuanya dari penyakit. Apalagi saat ini kita menghadapi pandemi COVID-19,” ungkap dia.
Ferdiyan menambahkan, aparat keamanan di daerah ini yakni Polres dan Kodim 1709/Yawa mempunyai komitmen yang tinggi untuk menjaga wilayah kita. “Masyarakat Yapen telah kami anggap sebagai bagian dari keluarga kami TNI-Polri, termasuk juga pemerintah daerah tidak tinggal diam,” katanya.
Maka dari itu, setelah melaksanakan kegiatan penegakan hukum, pihaknya akan terus melakukan upaya penegakan secara persuasif dan humanis untuk memberikan pemahaman serta meyakinkan saudara-saudara semuanya bahwa aparat TNI-Polri yang ada di Kepulauan Yapen ini bukan sebagai musuh tapi sebagai keluarga.
Lihat Juga :