Gara-gara Calon Kadesnya Gagal Ikut Pilkades, Warga 4 Desa Minta Pindah Domisili
Sabtu, 18 Desember 2021 - 16:29 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tengah Asyik Berkeringat Tanpa Baju di Kamar Hotel, Pasangan Selingkuh Ini Kaget Digedor Polisi
Para calon kades tersebut, dinyatakan tidak lulus pada tahapan ujian tambahan penelitian khusus (Litsus) yang diikuti seluruh bakal calon kades beberapa waktu lalu. "Kami mau pindah, karena tidak terima dipimpin kades yang bukan warga desa setempat," ujar warga Desa Sihapas, Waruwu.
Setelah melanjutkan aksi beberapa lama, sejumlah perwakilan warga dari empat desa ini kemudian dimediasi oleh seorang anggota TNI dengan perwakilan kecamatan. Dalam mediasi itu, warga tetap bersikukuh dengan tuntutan mereka yang ingin mengajukan permohonan pindah domisili ke kabupaten lain.
Baca juga: Dahsyatnya Senjata Biologis Mataram dalam Penaklukan Surabaya Picu Wabah Penyakit dan Kelaparan
Lantaran kecewa tidak berhasil bertemu dengan Camat Sibabangun, warga memilih tetap bertahan di halaman kantor Camat Sukabangun sampai tuntutan mereka dipenuhi. Sementara itu salah seorang staf Kecamatan Sukabangun, enggan memberikan pernyataan terkait konflik pilkades tersebut.
Para calon kades tersebut, dinyatakan tidak lulus pada tahapan ujian tambahan penelitian khusus (Litsus) yang diikuti seluruh bakal calon kades beberapa waktu lalu. "Kami mau pindah, karena tidak terima dipimpin kades yang bukan warga desa setempat," ujar warga Desa Sihapas, Waruwu.
Setelah melanjutkan aksi beberapa lama, sejumlah perwakilan warga dari empat desa ini kemudian dimediasi oleh seorang anggota TNI dengan perwakilan kecamatan. Dalam mediasi itu, warga tetap bersikukuh dengan tuntutan mereka yang ingin mengajukan permohonan pindah domisili ke kabupaten lain.
Baca juga: Dahsyatnya Senjata Biologis Mataram dalam Penaklukan Surabaya Picu Wabah Penyakit dan Kelaparan
Lantaran kecewa tidak berhasil bertemu dengan Camat Sibabangun, warga memilih tetap bertahan di halaman kantor Camat Sukabangun sampai tuntutan mereka dipenuhi. Sementara itu salah seorang staf Kecamatan Sukabangun, enggan memberikan pernyataan terkait konflik pilkades tersebut.
(eyt)
Lihat Juga :