Bertemu Wali Kota Medan Boby Nasution, Ketum Yayasan CBKN Beberkan 7 Program
Jum'at, 17 Desember 2021 - 22:58 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga, mendorong Kemenparekraf agar mewajibkan travel-travel agen lokal atau luar negeri yang datang ke Indonesia dapat mengunjungi sentra-sentra tenun songket tradisional, sebagai destinasi pariwisata yang ada di setiap daerah-daerah di kepulauan Indonesia.
"Keempat, mendorong Kementerian Koperasi dan UKM agar UMKM mendapat pembinaan, bantuan, pendampingan secara intentif dan lebih fokus," ungkapnya. Baca juga:Bobby Nasution Bawa Kota Medan Juara Sepak Bola Persahabatan
Kelima, mendorong Kementerian Hukum dan HAM, melalui Direktorat HaKI. “Tujuannya agar dapat membantu pemerintah daerah dalam memberi perlindungan hak cipta bagi para UMKM pengembang motif- motif tenun, songket,” tukasnya.
Keenam, mendorong Kementerian Perdagangan agar memberi aturan dan regulasi bagi para brand-brand luar negeri yang membanjiri indonesia. "Tujuannya agar wajib menggunakan produk lokal tenun, songket tradisional sebagai ciri khas budaya Indonesia".
Ketujuh, mendorong kementerian terkait agar mengkampanyekan gerakan mewajibkan seluruh lapisan masyarakat, baik ASN atau swasta, para siswi swasta-negeri menggunakan busana tenun songket tradisional khas Indonesia setiap Selasa atau Kamis.
"Keempat, mendorong Kementerian Koperasi dan UKM agar UMKM mendapat pembinaan, bantuan, pendampingan secara intentif dan lebih fokus," ungkapnya. Baca juga:Bobby Nasution Bawa Kota Medan Juara Sepak Bola Persahabatan
Kelima, mendorong Kementerian Hukum dan HAM, melalui Direktorat HaKI. “Tujuannya agar dapat membantu pemerintah daerah dalam memberi perlindungan hak cipta bagi para UMKM pengembang motif- motif tenun, songket,” tukasnya.
Keenam, mendorong Kementerian Perdagangan agar memberi aturan dan regulasi bagi para brand-brand luar negeri yang membanjiri indonesia. "Tujuannya agar wajib menggunakan produk lokal tenun, songket tradisional sebagai ciri khas budaya Indonesia".
Ketujuh, mendorong kementerian terkait agar mengkampanyekan gerakan mewajibkan seluruh lapisan masyarakat, baik ASN atau swasta, para siswi swasta-negeri menggunakan busana tenun songket tradisional khas Indonesia setiap Selasa atau Kamis.
Lihat Juga :