Banyak Aset Milik Pemkab Wajo Belum Memiliki SHM

Jum'at, 17 Desember 2021 - 16:47 WIB
loading...
Banyak Aset Milik Pemkab...
Sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten Wajo belum memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM). Foto: SINDOnews/Ilustrasi
A A A
WAJO - Sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo belum memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM).

Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah BPKPD Wajo, Suardi mengatakan, lantaran tidak memiliki SHM, aset pemkab seperti tanah, banyak yang bersengketa karena diklaim pihak-pihak tertentu.

Baca juga:Wakil Bupati Pangkep Puji Program Wajo Mapaccing

Bahkan, aset yang memiliki SHM pun bersoal. Contohnya, Pasar Tancung di Kelurahan Pincengpute, Kecamatan Tanasitolo. Tanah tempat pasar dibangun seluas 8.296 meter itu, diklaim warga.

"Memang agak rawan sebab yang memiliki SHM saja diklaim. Bagaimana yang belum," ujarnya kepada SINDOnews, Jumat (17/12/2021).

Sertifikasi aset tanah milik Pemkab Wajo ini, kata Suardi, akan dilakukan secara bertahap. Sebelumnya di tahun 2017, tercatat 514 bidang tanah belum mengantongi SHM.

Baca juga:Pembangunan Jembatan Penghubung Belawa-Tanasitolo Jadi Prioritas di 2022

Berdasarkan data dari Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Wajo, Pemkab Wajo memiliki 1.770 bidang tanah. Bersertifikat sebanyak 1.337 dan belum bersertifikat 433.

"Memang cukup banyak aset belum legal. Jadi harus berangsur-angsur. Sampai di tahun 2021 belum bersertifikat 433 bidang," terangnya.

Untuk penyertifikatan, lanjut Suardi, merupakan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Wajo. BPKPD Wajo hanya bertugas menginventarisir aset.

Kabid Tata Ruang dan Pertanahan Dinas PUPRP Wajo, Andi Faizal Jumardi menyampaikan, ratusan tanah aset belum bersertifikat telah diupayakan agar legal secara bertahap.

Baca juga:Amran Mahmud Jadi Pembicara di Rakernas Asosiasi Daerah Penghasil Migas

Saat ini penerbitan sertifikat untuk 23 bidang tanah masih menunggu dari BPN Wajo. Totalnya untuk tahun ini sebanyak 43 bidang, akumulasi sejak 2019 lalu. Karena kekurangan berkas.

"Anggaran kami tahun 2021 untuk penyertifikatan Rp127.905.000. Yang terealisasi sampai hari ini 20 bidang dari BPN Wajo," pungkasnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ASN Wajo Terlibat Pencurian...
ASN Wajo Terlibat Pencurian Mobil, Tak Berkutik Dibekuk Polisi
Kepala Dinas Diganti,...
Kepala Dinas Diganti, Layanan Kependudukan di Wajo Terhenti
Sembuh, Seorang Pasien...
Sembuh, Seorang Pasien Positif COVID-19 di Wajo Diperbolehkan Pulang
Soal Dugaan Persekongkolan...
Soal Dugaan Persekongkolan Pemenang Tender di Wajo, Ini Tanggapan Asisten II dan Rekanan
Andi Pameneri dan Dwi...
Andi Pameneri dan Dwi Apriyanto jadi Kepala OPD Terbaik di Wajo
Bonus Atlet Berprestasi...
Bonus Atlet Berprestasi di Kabupaten Wajo Segera Dibayarkan
Rekomendasi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved