Datangkan Pawang Buaya, Jasad Jono Ditemukan Sudah Tercabik-Cabik
Jum'at, 17 Desember 2021 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
Tim gabungan pun menuruti apa yang diarahkan pawang. Sekitar 500 meter dari lokasi awal korban disambar, tim bersama keluarga dan warga memutuskan mencari korban di titik 500 meter dari tempat awal disambarnya korban.
"Sekitar pukul 11.00, akhirnya korban Jono ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi. Saat diangkat, kondisinya sudah tercabik-cabik. Kepala korban juga sudah hancur, mungkin karena buaya yang menyambarnya. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dimasukan ke kantong mayat. Karena kondisi mayat yang sudah tercabik-cabik dan kepala tidak utuh lagi," katanya.
Dari informasi yang dihimpun, Sungai Sedang tersebut diketahui merupakan perlintasan buaya. Namun, menurutnya belum bisa dipastikan bila Sungai Sedang merupakan habitat dari buaya muara. Baca juga: Kekuatan Rahang Buaya, 3 Kali Lebih Kuat dari Singa dan Sensitif Seperti Jari Manusia
"Kami juga mengimbau masyarakat yang biasa beraktivitas berkebun di dekat tepian sungai agar lebih waspada. Karena, terkadang buaya muncul tidak terlihat lantaran tertutupi rerumputan dan tanaman air lainnya," jelasnya.
"Sekitar pukul 11.00, akhirnya korban Jono ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi. Saat diangkat, kondisinya sudah tercabik-cabik. Kepala korban juga sudah hancur, mungkin karena buaya yang menyambarnya. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dimasukan ke kantong mayat. Karena kondisi mayat yang sudah tercabik-cabik dan kepala tidak utuh lagi," katanya.
Dari informasi yang dihimpun, Sungai Sedang tersebut diketahui merupakan perlintasan buaya. Namun, menurutnya belum bisa dipastikan bila Sungai Sedang merupakan habitat dari buaya muara. Baca juga: Kekuatan Rahang Buaya, 3 Kali Lebih Kuat dari Singa dan Sensitif Seperti Jari Manusia
"Kami juga mengimbau masyarakat yang biasa beraktivitas berkebun di dekat tepian sungai agar lebih waspada. Karena, terkadang buaya muncul tidak terlihat lantaran tertutupi rerumputan dan tanaman air lainnya," jelasnya.
(don)
Lihat Juga :