Anak Tenaga Kesehatan COVID-19 Prioritas Masuk SMAN/SMKN di Jabar
Senin, 08 Juni 2020 - 23:03 WIB
loading...
Anak para tenaga kesehatan penanganan wabah COVID-19 diprioritaskan masuk SMAN/SMKN di Jabar. Foto/SINDOOnews/Dok
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, Pemprov Jabar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar memberikan prioritas bagi anak-anak dan keluarga tenaga kesehatan (nakes) COVID-19 untuk masuk SMA/SMK negeri di Jabar.
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menuturkan, kemudahan yang diberikan kepada anak dan keluarga nakes COVID-19 untuk bersekolah di SMA/SMK negeri tersebut merupakan wujud terima kasih Pemprov Jabar kepada para nakes sebagai garda terdepan dalam penanganan COVID-19.
"Jadi, Dinas Pendidikan atas restu dari saya, ada prioritas (bagi anak dan keluarga nakes COVID-19) masuk ke sekolah negeri atas bentuk terima kasih kami kepada mereka yang di garis depan pada dokter dan tenaga kesehatan yang melawan COVID-19," tutur Kang Emil dalam konferensi pers yang juga digelar secara online dari Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (8/6/2020).
Fasilitas tersebut, kata Kang Emil, juga menjadi bentuk perhatian dan apresiasi Pemprov Jabar kepada nakes COVID-19 selain dalam bentuk insentif. Kang Emil berharap, wujud apresiasi tersebut dapat diterima para nakes COVID-19 di Jabar. (BACA JUGA: Update Corona Jabar: Bertambah 20 Kasus, Pasien Positif Jadi 2.424 Orang )
"Mudah-mudahan niat baik ini bisa diapresiasi. (soal kuotanya) Saya kurang hafal tapi bisa ditanya ke dinas pendidikan. Tapi bahwa kebijakan itu ada, sudah kami putuskan," katanya. (BACA JUGA: Empat Pedagang Positif COVID-19, Pemkot Bandung Tutup Tiga Pasar )
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menuturkan, kemudahan yang diberikan kepada anak dan keluarga nakes COVID-19 untuk bersekolah di SMA/SMK negeri tersebut merupakan wujud terima kasih Pemprov Jabar kepada para nakes sebagai garda terdepan dalam penanganan COVID-19.
"Jadi, Dinas Pendidikan atas restu dari saya, ada prioritas (bagi anak dan keluarga nakes COVID-19) masuk ke sekolah negeri atas bentuk terima kasih kami kepada mereka yang di garis depan pada dokter dan tenaga kesehatan yang melawan COVID-19," tutur Kang Emil dalam konferensi pers yang juga digelar secara online dari Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (8/6/2020).
Fasilitas tersebut, kata Kang Emil, juga menjadi bentuk perhatian dan apresiasi Pemprov Jabar kepada nakes COVID-19 selain dalam bentuk insentif. Kang Emil berharap, wujud apresiasi tersebut dapat diterima para nakes COVID-19 di Jabar. (BACA JUGA: Update Corona Jabar: Bertambah 20 Kasus, Pasien Positif Jadi 2.424 Orang )
"Mudah-mudahan niat baik ini bisa diapresiasi. (soal kuotanya) Saya kurang hafal tapi bisa ditanya ke dinas pendidikan. Tapi bahwa kebijakan itu ada, sudah kami putuskan," katanya. (BACA JUGA: Empat Pedagang Positif COVID-19, Pemkot Bandung Tutup Tiga Pasar )
Lihat Juga :