Digaji Rp10.000 Per Bulan, Guru Honorer di Aceh Tengah Tetap Senyum Jalankan Tugas
Kamis, 16 Desember 2021 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Motivasi yang mendasari pengabdian tulusnya adalah demi masa depan anak-anak didiknya. Demi anak-anak itu, Nirwana harus mengorbankan tenaga dan pikiran, termasuk mengorbankan keluargannya. Baca juga:
P2G Minta Pemerintah Perhatian ke Guru Honorer Lolos Passing Grade Tapi Tak Dapat Formasi
Sebab, untuk menopang kebutuhan keluarga, dia bersama suaminya harus membagi waktu. Pada jam sekolah, dia harus mengajar . Selepas sekolah, di bersama suami menggarap kebun seperti menanam sayur-mayur yang bisa dijual ke pasar. “Dari hasil kebun inilah kami bertahan untuk tetap bisa mengabdikan di SMP Negeri 44 Takengon,” ungkapnya.
Nirwana, hanya berharap dalam pengabdian panjang dia dan teman-temannya, suatu saat nasib baik akan datang. Setidaknya, jika sulit menjadi pegawai negeri sipil (PNS), minimal pemerintah daerah mengangkat mereka sebagai guru kontrak. “Itu sebagai penyemangat dan penghargaan bagi guru honor yang telah mengabdikan diri untuk mencerdaskan anak negeri di pelosok Aceh Tengah,” ujarnya.
P2G Minta Pemerintah Perhatian ke Guru Honorer Lolos Passing Grade Tapi Tak Dapat Formasi
Sebab, untuk menopang kebutuhan keluarga, dia bersama suaminya harus membagi waktu. Pada jam sekolah, dia harus mengajar . Selepas sekolah, di bersama suami menggarap kebun seperti menanam sayur-mayur yang bisa dijual ke pasar. “Dari hasil kebun inilah kami bertahan untuk tetap bisa mengabdikan di SMP Negeri 44 Takengon,” ungkapnya.
Nirwana, hanya berharap dalam pengabdian panjang dia dan teman-temannya, suatu saat nasib baik akan datang. Setidaknya, jika sulit menjadi pegawai negeri sipil (PNS), minimal pemerintah daerah mengangkat mereka sebagai guru kontrak. “Itu sebagai penyemangat dan penghargaan bagi guru honor yang telah mengabdikan diri untuk mencerdaskan anak negeri di pelosok Aceh Tengah,” ujarnya.
(don)
Lihat Juga :