Dinkes Luruskan Pernyataan Wali Kota, Ini Penjelasan soal Klaster dan Pasien Baru
Senin, 08 Juni 2020 - 19:29 WIB
loading...
A
A
A
"Melihat jumlah pasien positif dari tiga sektor yang sudah dilakukan rapid dan swab test, yakni pasar, tenaga kesehatan, dan ojol, ketiganya tidak dapat dikatakan sebagai kluster," tutur Kadinkes.
Selain itu meluruskan soal klaster, Rita juga mengoreksi pernyataan Oded tentang jumlah pasien baru positif COVID-19, bukan 10 tetapi hanya delapan orang
Delapan pasien positif Covid-19 tersebut terdiri dari empat pedagang pasar, dan empat tenaga kesehatan. Sedangkan dua pengemudi ojol belum dipastikan positif COVID-19. masih menunggu hasil swab test setelah dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan rapid test.
Dari 45 orang, dua orang reaktif dan sudah ditindak lanjuti dengan swab test, jadi tinggal menunggu hasilnya. Berarti tidak ada kluster baru, apalagi ojol cuma dua, dan rapid bukan swab. "Saat ini kami masih menunggu hasil swab test kedua pengemudi ojol itu," tandas Kadinkes.
Selain itu meluruskan soal klaster, Rita juga mengoreksi pernyataan Oded tentang jumlah pasien baru positif COVID-19, bukan 10 tetapi hanya delapan orang
Delapan pasien positif Covid-19 tersebut terdiri dari empat pedagang pasar, dan empat tenaga kesehatan. Sedangkan dua pengemudi ojol belum dipastikan positif COVID-19. masih menunggu hasil swab test setelah dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan rapid test.
Dari 45 orang, dua orang reaktif dan sudah ditindak lanjuti dengan swab test, jadi tinggal menunggu hasilnya. Berarti tidak ada kluster baru, apalagi ojol cuma dua, dan rapid bukan swab. "Saat ini kami masih menunggu hasil swab test kedua pengemudi ojol itu," tandas Kadinkes.
(awd)
Lihat Juga :