Dinkes Luruskan Pernyataan Wali Kota, Ini Penjelasan soal Klaster dan Pasien Baru

Senin, 08 Juni 2020 - 19:29 WIB
loading...
Dinkes Luruskan Pernyataan...
Kadinkes Kota Bandung Rita Verita. Foto/Humas Pemkot Bandung
A A A
BANDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung meluruskan pernyataan Wali Kota Bandung Oded M Danial yang menyebut terdapat 10 pasien baru positif Corona atau COVID-19 dari tiga kluster di Kota Bandung.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Rita Verita mengatakan, munculnya empat orang positif COVID-19 di tiga pasar tradisional, empat tenaga kesehatan (nakes), dan dua orang pengemudi ojek online, tidak bisa disebut sebagai klaster baru. (BACA JUGA: Nyawa 401 Ribu Orang di Dunia Melayang Akibat Wabah COVID-19 )

Sebab, kata Rita, istilah klaster merujuk kepada banyak jumlah pasien baru COVID-19 di sebuah lokasi dan dalam momen bersamaan. "Enggak lah. Cuma empat orang kok. Kalau satu pasar semuanya (positif COVID-19 baru bisa disebut klaster)," kata Rita di Balai Kota Bandung, Senin (8/6/2020). (BACA JUGA: 10 Positif COVID-19, Wali Kota Bandung Ungkap Tiga Klaster Baru Penularan Corona )

Rita mengemukakan, selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bandung, Dinkes Kota Bandung dan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kota Bandung telah melakukan rapid dan swab test terhadap kelompok yang dianggap rentan, yakni pedagang pasar, tenaga kesehatan, dan pengemudi ojol.

Dalam dua pekan terakhir, ujar Rita, pihaknya telah melakukan rapid test terhadap 1.044 pedagang di 43 pasar di Kota Bandung. Hasilnya, 45 pedagang reaktif saat rapid test. Kemudian ditindaklanjuti dengan swab test, hasilnya empat pedagang terkonfirmasi positif COVID-19. (BACA JUGA: Empat Pedagang Positif COVID-19, Pemkot Bandung Tutup Tiga Pasar )

"Sedangkan untuk tenaga kesehatan, ada 1.046 orang yang telah dilakukan swab test, tanpa rapid test lebih dulu. Hasilnya, terdapat 27 orang positif dari 30 puskesmas, termasuk empat tenaga kesehatan yang baru dilakukan swab test dua minggu terakhir," ujar Rita.

Demikian juga dengan pengemudi ojol, tutur Rita, selama dua pekan ini, gugus tugas telah melakukan rapid tes terhadap 45 orang di tiga pangkalan. Hasilnya dua dari 45 pengemudi ojol itu reaktif.

"Melihat jumlah pasien positif dari tiga sektor yang sudah dilakukan rapid dan swab test, yakni pasar, tenaga kesehatan, dan ojol, ketiganya tidak dapat dikatakan sebagai kluster," tutur Kadinkes.

Selain itu meluruskan soal klaster, Rita juga mengoreksi pernyataan Oded tentang jumlah pasien baru positif COVID-19, bukan 10 tetapi hanya delapan orang

Delapan pasien positif Covid-19 tersebut terdiri dari empat pedagang pasar, dan empat tenaga kesehatan. Sedangkan dua pengemudi ojol belum dipastikan positif COVID-19. masih menunggu hasil swab test setelah dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan rapid test.

Dari 45 orang, dua orang reaktif dan sudah ditindak lanjuti dengan swab test, jadi tinggal menunggu hasilnya. Berarti tidak ada kluster baru, apalagi ojol cuma dua, dan rapid bukan swab. "Saat ini kami masih menunggu hasil swab test kedua pengemudi ojol itu," tandas Kadinkes.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Bandung Kembali Mencekam,...
Bandung Kembali Mencekam, Kelompok Berpakaian Hitam Mengamuk di DPRD Jabar
Imbas Demo Ricuh di...
Imbas Demo Ricuh di Bandung, 5 Bangunan Ludes Dibakar
Viral! Plt Dirut Perumda...
Viral! Plt Dirut Perumda Tirtawening Copot Seluruh CCTV, Alasannya Informasi Bocor Terus
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Pawai Akbar Persib Juara...
Pawai Akbar Persib Juara Meriah, KDM Kibarkan Bendera Maung Bandung
Rekomendasi
Usai Ditangkap, Roy...
Usai Ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bakal Dibawa ke RS Polri
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Berita Terkini
Dokter Tifa Masuk Dittahti...
Dokter Tifa Masuk Dittahti Polda Metro Jaya, Ditahan?
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved