AH Terduga Teroris yang Ditangkap di Lubuklinggau Warga Muratara
Selasa, 14 Desember 2021 - 18:11 WIB
loading...
Lokasi sekitar penangkapan terduga teroris AH oleh Densus 88 di Jalan Ahmad Yani, Lubuklinggau. Foto: MPI/Era Neizma Wedya
A
A
A
LUBUKLINGGAU - Penangkapan terduga teroris AH alias Pak Cik di Jalan A Yani Kelurahan Jawa Kanan Kecamatan Lubuklinggau Timur II, yang sempat menhebohkan dipastikan bukan warga Lubuklinggau .
AH alias Pak Cik diketahui berasal dari Desa Rantau Telang Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Baca juga: Densus 88 Anti Teror Tangkap 4 Terduga Teroris di Palembang dan Lubuklinggau
Kepala Desa (Kades) Rantau Telang, Rozak menjelaskan, AH berasal dari Desa Rantau Telang, namun saat ini sudah menjadi warga Kabupaten Muara Enim, karena bekerja mengajar di salah satu pondok pesantren di sana.
“Dia menikah dan menetap di Muara Enim sudah lama, anaknya sudah dua. Kebetulan sudah dua hari pulang ke Rantau Telang, karena menanam sawit,” kata Kades Rantau telang, Rozak, Selasa (14/12/2021).
Baca juga: Terduga Teroris yang Ditangkap di Sumsel dan Sulsel Kelompok JI dan JAD
Dan pada hari penangkapan terjadi, Senin (13/12/2021), AH bersama ayahnya ke Lubuklinggau hendak menservis mobil.
“Mereka itu hendak servis mobil. Kemudian ditangkaplah, termasuk bapaknya juga diamankan,” tambah Kades.
Dijelaskan Rozak, ia juga mengatahui kalau AH dan bapaknya ditangkap, setelah mendapatkan informasi dari Polsek. “Jadi malam tadi, bapaknya dipulangkan melalui Polsek,” tuturnya.
Baca juga: 4 Terduga Teroris yang Ditangkap di Sumsel Jadi Tersangka
Ditegaskan oleh Rozak bahwa ia selaku kades dan juga paman dari AH sama sekali tidak tahu aktivitas berkaitan dengan terorisme ini. “Jangankan saya, bapaknya saja tidak tahu,” ketusnya.
Selama ini, kalau pun pulang ke Rantau Relang, kerjanya mengurusi kebun sawit, dan baru dua hari AH berada di Desa Rantau Telang.
AH alias Pak Cik diketahui berasal dari Desa Rantau Telang Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Baca juga: Densus 88 Anti Teror Tangkap 4 Terduga Teroris di Palembang dan Lubuklinggau
Kepala Desa (Kades) Rantau Telang, Rozak menjelaskan, AH berasal dari Desa Rantau Telang, namun saat ini sudah menjadi warga Kabupaten Muara Enim, karena bekerja mengajar di salah satu pondok pesantren di sana.
“Dia menikah dan menetap di Muara Enim sudah lama, anaknya sudah dua. Kebetulan sudah dua hari pulang ke Rantau Telang, karena menanam sawit,” kata Kades Rantau telang, Rozak, Selasa (14/12/2021).
Baca juga: Terduga Teroris yang Ditangkap di Sumsel dan Sulsel Kelompok JI dan JAD
Dan pada hari penangkapan terjadi, Senin (13/12/2021), AH bersama ayahnya ke Lubuklinggau hendak menservis mobil.
“Mereka itu hendak servis mobil. Kemudian ditangkaplah, termasuk bapaknya juga diamankan,” tambah Kades.
Dijelaskan Rozak, ia juga mengatahui kalau AH dan bapaknya ditangkap, setelah mendapatkan informasi dari Polsek. “Jadi malam tadi, bapaknya dipulangkan melalui Polsek,” tuturnya.
Baca juga: 4 Terduga Teroris yang Ditangkap di Sumsel Jadi Tersangka
Ditegaskan oleh Rozak bahwa ia selaku kades dan juga paman dari AH sama sekali tidak tahu aktivitas berkaitan dengan terorisme ini. “Jangankan saya, bapaknya saja tidak tahu,” ketusnya.
Selama ini, kalau pun pulang ke Rantau Relang, kerjanya mengurusi kebun sawit, dan baru dua hari AH berada di Desa Rantau Telang.
(nic)
Lihat Juga :