Kalapas Sorong: Memang Ada Pembakaran, tapi Bukan Lapas yang Dibakar
Kamis, 23 April 2020 - 03:02 WIB
loading...
A
A
A
"Seluruhnya sudah kondusif, aparat gabungan juga sudah ada dan mem-backup kita di sini petugas lapas, mereka para warga binaan sudah ditenangkan, tuntutan mereka akan kita lihat," ungkapnya.
Ananto mengatakan, hingga saat ini penghuni lapas Kelas IIB Sorong berjumlah 335 orang. Pihak lapas sendiri masih berusaha menenangkan penghuninya lapas agar kerusuhan tidak meluas.
"Narapidana tersisa saat ini 335 orang, kami masih berusaha menenangkan mereka dulu agar kejadian tidak meluas," tegas Minus.
Sementara itu Aparat gabungan dari TNI-Polri dan di-backup oleh Pasukan Brimob Polda Papua Barat bersenjata lengkap, serta petugas lapas berhasil masuk ke dalam lapas dan menenangkan para narapidana yang membuat kekacauan berujung pada pembakaran sebagian ruangan di dalam lapas Sorong.
Terlihat juga satu unit mobil watercanon dan dua unit mobil damkar disiagakan di depan lapas untuk memadamkan api yang terus menyala dari dalam lapas. Polisi dan TNI juga memberikan imbauan kepada para narapidana untuk tidak berbuat anarkis di dalam lapas.
Kejadian rusuh di dalam lapas Sorong pecah, Rabu (22/4/2020) sore tadi. Kejadian dipicu atas protes ratusan narapidana yang yang tidak menerima hanya 50 orang warga binaan yang dibebaskan dalam program asimilasi,
Ananto mengatakan, hingga saat ini penghuni lapas Kelas IIB Sorong berjumlah 335 orang. Pihak lapas sendiri masih berusaha menenangkan penghuninya lapas agar kerusuhan tidak meluas.
"Narapidana tersisa saat ini 335 orang, kami masih berusaha menenangkan mereka dulu agar kejadian tidak meluas," tegas Minus.
Sementara itu Aparat gabungan dari TNI-Polri dan di-backup oleh Pasukan Brimob Polda Papua Barat bersenjata lengkap, serta petugas lapas berhasil masuk ke dalam lapas dan menenangkan para narapidana yang membuat kekacauan berujung pada pembakaran sebagian ruangan di dalam lapas Sorong.
Terlihat juga satu unit mobil watercanon dan dua unit mobil damkar disiagakan di depan lapas untuk memadamkan api yang terus menyala dari dalam lapas. Polisi dan TNI juga memberikan imbauan kepada para narapidana untuk tidak berbuat anarkis di dalam lapas.
Kejadian rusuh di dalam lapas Sorong pecah, Rabu (22/4/2020) sore tadi. Kejadian dipicu atas protes ratusan narapidana yang yang tidak menerima hanya 50 orang warga binaan yang dibebaskan dalam program asimilasi,
Lihat Juga :