Praktisi Hukum Sebut Terlalu Dini Penetapan Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang
Sabtu, 11 Desember 2021 - 12:05 WIB
loading...
A
A
A
Bagaimana bisa tiba-tiba tersangka datang ke kos B malam itu? Tujuan korban dan anaknya ke rumah tantenya dan bukan kos B. "Dia ke kos B karena diajak A. Dalami A ini," ujar Ricky Vinando.
Baca juga: Cantik tapi Bengis, Selebgram Ini Robek Jantung Ibunya saat Sekarat
Menurut Ricky, harusnya A dan B ini diperiksa. Untuk apa A yang merupakan seorang pria membawa korban yang merupakan wanita pada tengah malam ke kos B? Apalagi itu malam hari jam 20.00 Wita. Bisa dibayangkan apa yang terjadi di kamar itu, ada 2 pria dan 1 wanita. Apa yang terjadi di sana? Tentu hanya Tuhan yang tahu apa yang telah terjadi di dalam kamar kos itu.
Harusnya, lanjut dia, puzzle korban yang diajak ke kos B ini tidak boleh diputus. Dengan adanya penetapan tersangka, momen adanya korban berada di kos B, jadi terputus. Ini yang disayangkan. "Ngapain A ngajak korban dan bayinya ke kos B yang juga pria? Padahal korban ingin ke rumah tante ngapain mampir ke kos B, kamar kos B? Ngapain? Itu aja sudah tidak beres," tegasnya.
Lebih lanjut Ricky mengatakan, A sempat bilang kepada Bang Jack bahwa korban dijemput oleh tersangka pakai mobil. Diduga kuat A ini bohong. "Diduga pula A, B sengaja menyeret nama tersangka, padahal sebenarnya diduga kuat ada peran A, B dan istri tersangka di balik pembunuhan itu," tutupnya.
Karena dari keterangan Bang Jack bahwa beberapa bulan lalu ada menerima DM dari istri tersangka yang intinya jangan dekat-dekat lagi dengan suaminya, si tersangka ini atau akan fatal. Dan secara hukum itu alat bukti petunjuk yang sangat kuat bahwa kasus ini diduga ada keterlibatan istri tersangka. Jadi istri tersangka sebelum kejadian sempat merasa terganggu karena merasa rumah tangganya bersama tersangka diganggu oleh korban. Tersangka ini tak terlibat,’’ tutur Ricky.
Menurut Ricky, berdasarkan rentetan peristiwa itu maka tempat yang menjadi TKP diduga ada di kamar kosan B, dan diduga pula istri tersangka terlibat karena terbakar api cemburu.
Baca juga: Cantik tapi Bengis, Selebgram Ini Robek Jantung Ibunya saat Sekarat
Menurut Ricky, harusnya A dan B ini diperiksa. Untuk apa A yang merupakan seorang pria membawa korban yang merupakan wanita pada tengah malam ke kos B? Apalagi itu malam hari jam 20.00 Wita. Bisa dibayangkan apa yang terjadi di kamar itu, ada 2 pria dan 1 wanita. Apa yang terjadi di sana? Tentu hanya Tuhan yang tahu apa yang telah terjadi di dalam kamar kos itu.
Harusnya, lanjut dia, puzzle korban yang diajak ke kos B ini tidak boleh diputus. Dengan adanya penetapan tersangka, momen adanya korban berada di kos B, jadi terputus. Ini yang disayangkan. "Ngapain A ngajak korban dan bayinya ke kos B yang juga pria? Padahal korban ingin ke rumah tante ngapain mampir ke kos B, kamar kos B? Ngapain? Itu aja sudah tidak beres," tegasnya.
Lebih lanjut Ricky mengatakan, A sempat bilang kepada Bang Jack bahwa korban dijemput oleh tersangka pakai mobil. Diduga kuat A ini bohong. "Diduga pula A, B sengaja menyeret nama tersangka, padahal sebenarnya diduga kuat ada peran A, B dan istri tersangka di balik pembunuhan itu," tutupnya.
Karena dari keterangan Bang Jack bahwa beberapa bulan lalu ada menerima DM dari istri tersangka yang intinya jangan dekat-dekat lagi dengan suaminya, si tersangka ini atau akan fatal. Dan secara hukum itu alat bukti petunjuk yang sangat kuat bahwa kasus ini diduga ada keterlibatan istri tersangka. Jadi istri tersangka sebelum kejadian sempat merasa terganggu karena merasa rumah tangganya bersama tersangka diganggu oleh korban. Tersangka ini tak terlibat,’’ tutur Ricky.
Menurut Ricky, berdasarkan rentetan peristiwa itu maka tempat yang menjadi TKP diduga ada di kamar kosan B, dan diduga pula istri tersangka terlibat karena terbakar api cemburu.
Lihat Juga :