Alfianah Khusyuk Berdoa di Tepi Curah Kobokan, Ayahnya Hilang Saat Erupsi Semeru Menerjang
Jum'at, 10 Desember 2021 - 18:37 WIB
loading...
A
A
A
Alfianah harus kehilangan ayah kandungnya saat erupsi Gunung Semeru menerjang, dan hingga enam hari usai erupsi belum ada kabarnya. Isak tangis tak dapat dibendung Marhamah dan Alfianah. Mereka menatap kosong lautan pasir sisa erupsi.
Baca juga: Tangis YR Pecah, Usai Lebaran Puteri Tercintanya Diketahui Hamil Dicabuli Guru di Pesantrennya
Saat erupsi menerjang, menurut Usman Hakim, Alfianah berada di rumah neneknya yang ada di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo. Sementara ayahnya bekerja sebagai penjaga portal penambangan pasir di Curah Kobokan. "Kami berdoa di lokasi penambangan ini, dan berharap ayah Alfianah segera dapat ditemukan," ujarnya.
Harapan yang sama juga diungkapkan Marhamah. Sambil terisak menahan air mata yang tak dapat dibendungnya lagi, ibu muda ini hanya bisa berharap suami dan ayah dari anaknya segera ditemukan.
Baca juga: Tangis YR Pecah, Usai Lebaran Puteri Tercintanya Diketahui Hamil Dicabuli Guru di Pesantrennya
Saat erupsi menerjang, menurut Usman Hakim, Alfianah berada di rumah neneknya yang ada di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo. Sementara ayahnya bekerja sebagai penjaga portal penambangan pasir di Curah Kobokan. "Kami berdoa di lokasi penambangan ini, dan berharap ayah Alfianah segera dapat ditemukan," ujarnya.
Harapan yang sama juga diungkapkan Marhamah. Sambil terisak menahan air mata yang tak dapat dibendungnya lagi, ibu muda ini hanya bisa berharap suami dan ayah dari anaknya segera ditemukan.
(eyt)
Lihat Juga :