Sadis! 8 Bersaudara Bakar Kerabatnya Hidup-hidup hingga Tewas Mengenaskan

Rabu, 08 Desember 2021 - 23:41 WIB
loading...
Sadis! 8 Bersaudara Bakar Kerabatnya Hidup-hidup hingga Tewas Mengenaskan
Kedelapan bersaudara yang tega dengan sadis membakar kerabatnya sendiri hingga tewas mengenaskan saat diamankan polisi. Foto: iNewsTV/Aminoer Rasyid
A A A
MEDAN - Delapan orang bersaudara di Dusun Huta Jering, Desa Belinteng, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat , Sumatera Utara, tega membakar kerabatnya sendiri , Darwin Sitepu hidup-hidup.

Polda Sumut akhirnya berhasil membongkar peristiwa mengerikan ini. ke-8 pelaku bersaudara dibekuk Polres Binjai bersama Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut.

Aksi sadis itu merupakan buntut sengketa lahan yang terjadi sejak 2018 lalu, belakangan terungkap lahan yang disengketakan kedua belah pihak merupakan kawasan hutan produksi terbatas.

Sadis! 8 Bersaudara Bakar Kerabatnya Hidup-hidup hingga Tewas Mengenaskan

Baca juga: Mengenaskan Kondisi Bocah 5 Tahun di Paluta yang Disiksa Ibu Tiri dan Ayahnya

Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut mengungkap kasus pembunuhan sadis antar kerabat yang terjadi di Kecamatan Sei Bingei Langkat pada 2 Desember lalu, berselang 2 hari setelah kejadian, Polres Binjai meringkus ke-8 tersangka dari rumah dan tempat persembunyian.

Korban Darwin Sitepu tewas dibakar hidup-hidup oleh 8 orang yang masih berkerabat dengannya setelah sebelumnya gagal diusir dari lahan tempatnya bekerja. “Korban dibunuh pada 2 Desember lalu melalui perencanaan matang yang dilakukan oleh 8 orang dalam satu keluarga,” kata Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting.

Pembunuhan ini terjadi pada, Kamis (2/12/2021). Ke-8 tersangka yang telah merencanakan pembunuhan mendatangi korban yang tengah bersama 4 orang rekannya. “Korban diperintahkan pergi dari lahan yang diklaim bagian dari ahli waris keluarga tersangka, karena korban menolak tersangka memukul korban menggunakan senapan angin,” ujarnya.

Baca juga: Lamaran Maut, 1 Tewas dan Puluhan Orang Dirawat di RS Akibat Keracunan Makanan

Korban gagal mempertahankan diri, salah seorang tersangka lantas menyiramkan bahan bakar dan menyalakan api yang telah dipersiapkan sehari sebelumnya ke tubuh korban.

“Saat itu korban berupaya memadamkan api di badannya namun dilempari batu oleh para tersangka, tidak berhenti disitu dalam keadaan terbakar korban juga ditembak menggunakan senapan angin. Sementara 4 orang saksi rekan korban melarikan diri begitu melihat para tersangka membakar tubuh korban,” bebernya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2819 seconds (11.210#12.26)