Pemerintah Bangun Jembatan Gantung di Gladak Perak, Hanya untuk Roda 2 dan 3
Rabu, 08 Desember 2021 - 06:31 WIB
loading...
A
A
A
Gunung Semeru meletus atau erupsi pada Sabtu (4/12/2021) pukul 15.20 WIB dengan mengeluarkan awan panas di wilayah Lumajang dan sekitarnya. Hujan deras pada hari itu juga menyebabkan lahar dingin dari kawah gunung tertinggi di Pulau Jawa itu meluncur deras menerjang desa di bawahnya.
Baca juga: Cegah Penjarahan Barang Milik Korban Erupsi Gunung Semeru, Polda Jatim Rutin Patroli
Salah satu dampak yang ditimbulkan adalah putusnya Jembatan Gladak Perak, Lumajang. Akibatnya, jalur alternatif Lumajang-Malang ditutup total dan dialihkan melalui jalur lain. Jembatan Gladak Perak terdiri dari dua jembatan. Satu jembatan lama dan tidak difungsikan.
Jembatan yang berstatus cagar budaya itu dibangun pada masa pemerintahan Belanda, sekitar tahun 1925-1940. Sedangkan satu jembatan baru masih digunakan untuk lalu lintas. Kedua jembatan ini terletak di atas Sungai Besuk Sat, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
Baca juga: Cegah Penjarahan Barang Milik Korban Erupsi Gunung Semeru, Polda Jatim Rutin Patroli
Salah satu dampak yang ditimbulkan adalah putusnya Jembatan Gladak Perak, Lumajang. Akibatnya, jalur alternatif Lumajang-Malang ditutup total dan dialihkan melalui jalur lain. Jembatan Gladak Perak terdiri dari dua jembatan. Satu jembatan lama dan tidak difungsikan.
Jembatan yang berstatus cagar budaya itu dibangun pada masa pemerintahan Belanda, sekitar tahun 1925-1940. Sedangkan satu jembatan baru masih digunakan untuk lalu lintas. Kedua jembatan ini terletak di atas Sungai Besuk Sat, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
(msd)
Lihat Juga :