Vaksinasi Covid-19 di Rutan Makassar Capai 99,17 Persen
Senin, 06 Desember 2021 - 17:57 WIB
loading...
Salah seorang warga binaan di Rutan Makassar menerima suntikan vaksin Covid-19. Foto: Humas Kanwil Kemenkumham Sulsel
A
A
A
MAKASSAR - Vaksinasi Covid-19 bagi tahanan dan narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Makassar telah mencapai 99,17 persen. Hasil itu tercatat per 5 Desember 2021.
Plh Karutan Makassar, Darmansyah menjabarkan, dari total 1.678 orang warga binaan, tersisa 14 orang yang belum divaksin sama sekali, lantaran masalah kesehatan.
Baca juga:97,82% WBP di Sulsel Sudah Jalani Divaksin Covid-19
"Sedangkan 1.659 orang telah divaksin dosis lengkap. Dan lima orang baru divaksin dosis pertama. Terakhir vaksinasi kita lakukan pada 30 Oktober lalu, kerja sama dengan Kantor kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Poltekkes Makassar," kata Darmansyah dalam keterangan resmi, Senin (6/12).
Sementara itu, Humas Rutan Kelas I Makassar , Andi Nunung Bakhtiar mengaku, target perampungan vaksinasi terus diupayakan selesai hingga akhir Desember tahun ini.
"Sekarang syarat penerimaan tahanan baru itu harus sudah menjalani vaksinasi dosis pertama. Nanti dosis kedua, Rutan yang fasilitasi. Kita sudah buat sarana Pojok Vaksin di klinik Dr Saharjo Rutan Makassar," ucapnya.
Baca juga:Aksi Kemanusiaan, Jajaran Kemenkumham Sulsel Sumbang 643 Kantong Darah
Nunung bilang, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan setelah tahanan baru sudah mencukupi 50-100 orang. Setelah itu pihaknya akan bekerja sama atau berkoordinasi dengan petugas Puskesmas di Makassar.
"Untuk dosis pertama, itu sudah 100%. Tinggal dosis kedua yang terus berjalan seiring penerimaan tahanan baru. Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada kendala," beber Nunung.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Sulawesi Selatan, Harun Sulianto menambahkan, sejauh ini ada 10.662 warga binaan yang jadi tanggung jawabnya. Mereka menghuni 24 Lapas dan Rutan di Sulsel.
Baca juga:Baru 45 Persen Warga Binaan di Sulsel Terima Vaksin COVID-19
"Sebanyak 9.828 orang sudah divaksin dosis lengkap (pertama dan kedua). Sementara sebanyak 622 warga binaan pemasyarakatan (WBP) masih vaksin pertama. Sedangkan yang belum divaksin sama sekali sebanyak 212 WBP," katanya.
Dia mengaku, WBP yang belum divaksin mengalami masalah kesehatan. "Tapi saat ini dalam perawatan oleh dokter dan paramedis Lapas dan Rutan . Semoga mereka cepat sembuh sehingga dapat segera divaksin," ungkap Harun.
Dia mengaku selalu minta jajarannya untuk terus lakukan prokes ketat di lingkup kerjanya, serta meningkatkan imunitas, menjaga pola hidup sehat serta rajin berolahraga, baik untuk WBP maupun petugas, "Agar semuanya sehat dan tidak terpapar Covid-19," ungkap Harun.
Baca juga:Kanwil Kemenkumham Sulsel Raih Penghargaan Kehumasan
Harun menyampaikan terima kepada Pemprov Sulsel , pemkab/pemkot se-Sulsel, TNI-Polri, Poltekkes Makassar dan Kantor kesehatan Pelabuhan Makassar yang selama ini membantu vaksinasi bagi WBP di Lapas/Rutan dan LPKA di Sulsel.
Dia menambahkan penyelesaian vaksinasi untuk WBP ditarget rampung pada akhir Desember 2021. Harun menyebutkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi yang mengurusi vaksinasi agar target tersebut tercapai. "Harapannya agar target vaksinasi untuk WBP, selesai tahun ini," tukasnya.
Plh Karutan Makassar, Darmansyah menjabarkan, dari total 1.678 orang warga binaan, tersisa 14 orang yang belum divaksin sama sekali, lantaran masalah kesehatan.
Baca juga:97,82% WBP di Sulsel Sudah Jalani Divaksin Covid-19
"Sedangkan 1.659 orang telah divaksin dosis lengkap. Dan lima orang baru divaksin dosis pertama. Terakhir vaksinasi kita lakukan pada 30 Oktober lalu, kerja sama dengan Kantor kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Poltekkes Makassar," kata Darmansyah dalam keterangan resmi, Senin (6/12).
Sementara itu, Humas Rutan Kelas I Makassar , Andi Nunung Bakhtiar mengaku, target perampungan vaksinasi terus diupayakan selesai hingga akhir Desember tahun ini.
"Sekarang syarat penerimaan tahanan baru itu harus sudah menjalani vaksinasi dosis pertama. Nanti dosis kedua, Rutan yang fasilitasi. Kita sudah buat sarana Pojok Vaksin di klinik Dr Saharjo Rutan Makassar," ucapnya.
Baca juga:Aksi Kemanusiaan, Jajaran Kemenkumham Sulsel Sumbang 643 Kantong Darah
Nunung bilang, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan setelah tahanan baru sudah mencukupi 50-100 orang. Setelah itu pihaknya akan bekerja sama atau berkoordinasi dengan petugas Puskesmas di Makassar.
"Untuk dosis pertama, itu sudah 100%. Tinggal dosis kedua yang terus berjalan seiring penerimaan tahanan baru. Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada kendala," beber Nunung.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Sulawesi Selatan, Harun Sulianto menambahkan, sejauh ini ada 10.662 warga binaan yang jadi tanggung jawabnya. Mereka menghuni 24 Lapas dan Rutan di Sulsel.
Baca juga:Baru 45 Persen Warga Binaan di Sulsel Terima Vaksin COVID-19
"Sebanyak 9.828 orang sudah divaksin dosis lengkap (pertama dan kedua). Sementara sebanyak 622 warga binaan pemasyarakatan (WBP) masih vaksin pertama. Sedangkan yang belum divaksin sama sekali sebanyak 212 WBP," katanya.
Dia mengaku, WBP yang belum divaksin mengalami masalah kesehatan. "Tapi saat ini dalam perawatan oleh dokter dan paramedis Lapas dan Rutan . Semoga mereka cepat sembuh sehingga dapat segera divaksin," ungkap Harun.
Dia mengaku selalu minta jajarannya untuk terus lakukan prokes ketat di lingkup kerjanya, serta meningkatkan imunitas, menjaga pola hidup sehat serta rajin berolahraga, baik untuk WBP maupun petugas, "Agar semuanya sehat dan tidak terpapar Covid-19," ungkap Harun.
Baca juga:Kanwil Kemenkumham Sulsel Raih Penghargaan Kehumasan
Harun menyampaikan terima kepada Pemprov Sulsel , pemkab/pemkot se-Sulsel, TNI-Polri, Poltekkes Makassar dan Kantor kesehatan Pelabuhan Makassar yang selama ini membantu vaksinasi bagi WBP di Lapas/Rutan dan LPKA di Sulsel.
Dia menambahkan penyelesaian vaksinasi untuk WBP ditarget rampung pada akhir Desember 2021. Harun menyebutkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi yang mengurusi vaksinasi agar target tersebut tercapai. "Harapannya agar target vaksinasi untuk WBP, selesai tahun ini," tukasnya.
(luq)
Lihat Juga :