Tragis! Diperkosa Berulang Kali, Ini Penyebab Ibu Muda di Rokan Hulu Takut Lapor Polisi
Senin, 06 Desember 2021 - 05:43 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian setelah itu, Z diperkosa oleh At dan Mal. Dia disekap dan dibawa ke gubuk di perkebunan kelapa sawit. Di sana ibu muda ini digilir. Tidak hanya itu At dan Mal yang sampai saat ini masih buron juga mengencingi korban. Dua pelaku ini juga tega mencekoki korban dengan sabu.
Tidak sampai di situ, korban juga diperkosa oleh Ij. Korban diseret dan dibawa ke sebuah kantor OKP. Di sana korban diancam dengan pisau, lalu dirudapaksa. Kemudian, Andika mencoba memperkosa lagi Z. Peristiwa ini terjadi selama September-Oktober 2021. Lagi-lagi, korban memendam apa yang dialaminya.
Baca juga: Kisah Gunung Semeru, Pasak untuk Pulau Jawa Dihuni Keturunan Asli Majapahit
"Alasan korban tidak menceritakan peristiwa ini, karena takut diceraikan suaminya setelah mengetahui dia korban perkosaan. Korban sangat trauma, jiwanya terguncang, tapi dia mencoba tabah. Dia diperkosa di depan putri pertamanya yang berusia tiga tahun. Kondisi anaknya ketakutan jika melihat pria. Pelaku lain masih berkeliaran, kita sangat sesalkan itu dan minta polisi segera menangkapnya," imbuhnya.
Kapolres Rokan Hulu, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito menjelaskan, pihaknya sudah melakukan tindakan terhadap pelaku. Satu pelaku berinisial And sudah ditangkap. "Bahwa Polres Rokan Hulu, sudah menerima laporan dan sudah dilakukan penyelidikan, serta penyidikan, sehingga berkas perkara sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Saat ini penyidik sedang melengkapi petunjuk dari jaksa sesuai yang tertuang dalam P19," ucapnya.
Tidak sampai di situ, korban juga diperkosa oleh Ij. Korban diseret dan dibawa ke sebuah kantor OKP. Di sana korban diancam dengan pisau, lalu dirudapaksa. Kemudian, Andika mencoba memperkosa lagi Z. Peristiwa ini terjadi selama September-Oktober 2021. Lagi-lagi, korban memendam apa yang dialaminya.
Baca juga: Kisah Gunung Semeru, Pasak untuk Pulau Jawa Dihuni Keturunan Asli Majapahit
"Alasan korban tidak menceritakan peristiwa ini, karena takut diceraikan suaminya setelah mengetahui dia korban perkosaan. Korban sangat trauma, jiwanya terguncang, tapi dia mencoba tabah. Dia diperkosa di depan putri pertamanya yang berusia tiga tahun. Kondisi anaknya ketakutan jika melihat pria. Pelaku lain masih berkeliaran, kita sangat sesalkan itu dan minta polisi segera menangkapnya," imbuhnya.
Kapolres Rokan Hulu, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito menjelaskan, pihaknya sudah melakukan tindakan terhadap pelaku. Satu pelaku berinisial And sudah ditangkap. "Bahwa Polres Rokan Hulu, sudah menerima laporan dan sudah dilakukan penyelidikan, serta penyidikan, sehingga berkas perkara sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Saat ini penyidik sedang melengkapi petunjuk dari jaksa sesuai yang tertuang dalam P19," ucapnya.
(eyt)
Lihat Juga :