Peran Desa Didorong Turut Berkontribusi Dalam Pembangunan Daerah

Minggu, 05 Desember 2021 - 15:53 WIB
loading...
Peran Desa Didorong...
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menjadi narasumber pada Bimbingan Teknis/Peningkatan Kapasitas Bersama Bagi Anggota Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) secara virtual, Sabtu (4/12/2021). Foto: Istimewa
A A A
GOWA - Peran seluruh Pemerintah Desa , turut didorong agar berkontribusi dalam setiap pembangunan daerah, agar tercipta kolaborasi dengan baik.

"Prinsip bottom up ini pendekatannya partisipatif. Jadi selain top down dari pemerintah kabupaten, inisiatif dari desa juga kita harapkan. Sehingga kolaborasi itu bisa berjalan dengan baik," ujar Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menjadi narasumber pada Bimbingan Teknis/Peningkatan Kapasitas Bersama Bagi Anggota Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) secara virtual, Sabtu (4/12/2021).

Baca Juga: Kabupaten Gowa Dapat Dana Transfer Daerah Rp1,402 Triliun

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) itumenyebutkan, secara umum, pendekatan pembangunan desa dikategorikan dalam dua pendekatan utama yaitu pembangunan desa yang bersifat top- down, dan desa membangun yang berorientasi bottom-up.

Menurut Adnan, kolaborasi yang baik sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah . Karena, hanya daerah yang mampu berkolaborasi dengan semua stakeholder yang ada, dapat menjadi daerah yang maju dan lebih baik daripada sebelumnya.

"Kalau dahulu hanya ada tiga pilar pembangunan, hari ini telah dikembangkan menjadi lima pilar pembangunan, yaitu pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat dan media. Kelimanya harus terus berkolaborasi untuk mempercepat proses pembangunan di Indonesia," kata orang nomor satu di Gowa ini.

Lebih lanjut Adnan menjelaskan bahwa posisi BPD di desa saat ini sama dengan lembaga legislatif di tingkat daerah maupun pusat. Sehingga perannya cukup strategis untuk memberikan saran, masukan, dan juga sekaligus membahas bersama apa perencanaan program yang akan dilakukan di desa masing-masing.

"Jadi, BPD dan pemerintah desa sebaiknya berjalan beriringan di dalam pembangunan desa. Tetapi kalaupun ada beberapa hal yang belum sejalan, maka itu adalah bagian dari dinamika. Intinya, BPD harus mampu menyuarakan aspirasi masyarakat desa," imbuhnya.

Selain kolaborasi, Adnan juga menganjurkan kepada peserta Bimtek untuk terus beradaptasi dengan kemajuan dan perkembangan teknologi yang ada saat ini.

"Jika hari ini ada yang tidak menuju pada digitalisasi, pasti tertinggal. Karena di era industri 4.0 ini, seluruh penyelenggaraan baik pemerintah maupun ekonomi, semua sudah menerapkan sistem digitalisasi," terangnya.

Baca Juga: APBD Gowa 2022 Ditetapkan, Bupati Harap Bisa Dikelola Efektif

Ia pun berharap bahwa pendekatan teknokratis yang sifatnya top down, tidak akan dapat berjalan optimal tanpa kolaborasi yang terjalin dengan baik dengan seluruh stakeholder dari pusat hingga desa. Oleh karena itu, pendekatan partisipatif yang bersifat bottom up selalu dibutuhkan untuk melengkapi upaya pembangunan yang ada di Indonesia.

"Ya mudah-mudahan kolaborasi yang baik terus terjalin dalam membangun suatu daerah di wilayah kita masing-masing," pungkasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Arena Judi Sabung...
2 Arena Judi Sabung Ayam di Gowa Digerebek, Petugas Bongkar dan Bakar Lokasi
Geng Motor Remaja Serang...
Geng Motor Remaja Serang Permukiman Warga di Gowa dengan Panah, 3 Orang Luka-luka
Kabar Duka, Raja Gowa...
Kabar Duka, Raja Gowa ke-38 Andi Kumala Idjo Meninggal Dunia
Viral 5 Kelurahan di...
Viral 5 Kelurahan di Madiun Berubah Jadi Desa Jika Perindo Menang, Ini Penjelasannya
Peduli Budaya, Partai...
Peduli Budaya, Partai Perindo Dukung Bodri Culture Festival di Kendal
Ridwan Kamil Buka Musyarawah...
Ridwan Kamil Buka Musyarawah Desa Nasional, Berharap Lahirkan Semangat Perjuangan
Kemendagri: Jaga Desa...
Kemendagri: Jaga Desa Award Jadi Penguat Tata Kelola Desa Berintegritas
Kemendagri Berharap...
Kemendagri Berharap ILASPP Dorong Percepatan Penyelesaian Batas Desa
Kemendagri Tegaskan...
Kemendagri Tegaskan Pentingnya Komitmen yang Kuat Selesaikan Batas Desa
Rekomendasi
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Review iCar V23: SUV Boxy...
Review iCar V23: SUV Boxy Rp500 Juta yang Bikin Semua Orang Menoleh, tapi Tak Semua Jatuh Cinta
Prabowo Kumpulkan Menteri...
Prabowo Kumpulkan Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana, Ada Apa?
Berita Terkini
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
Pramono Anung Janji...
Pramono Anung Janji JPO Tendean Segera Dibangun Kembali
Terduga Pelaku Teror...
Terduga Pelaku Teror Bom di Jaksel Jadi Tersangka, Fahira Idris Minta 6 Hal Ini Jadi Perhatian
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved