Peran Desa Didorong Turut Berkontribusi Dalam Pembangunan Daerah
Minggu, 05 Desember 2021 - 15:53 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau dahulu hanya ada tiga pilar pembangunan, hari ini telah dikembangkan menjadi lima pilar pembangunan, yaitu pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat dan media. Kelimanya harus terus berkolaborasi untuk mempercepat proses pembangunan di Indonesia," kata orang nomor satu di Gowa ini.
Lebih lanjut Adnan menjelaskan bahwa posisi BPD di desa saat ini sama dengan lembaga legislatif di tingkat daerah maupun pusat. Sehingga perannya cukup strategis untuk memberikan saran, masukan, dan juga sekaligus membahas bersama apa perencanaan program yang akan dilakukan di desa masing-masing.
"Jadi, BPD dan pemerintah desa sebaiknya berjalan beriringan di dalam pembangunan desa. Tetapi kalaupun ada beberapa hal yang belum sejalan, maka itu adalah bagian dari dinamika. Intinya, BPD harus mampu menyuarakan aspirasi masyarakat desa," imbuhnya.
Selain kolaborasi, Adnan juga menganjurkan kepada peserta Bimtek untuk terus beradaptasi dengan kemajuan dan perkembangan teknologi yang ada saat ini.
"Jika hari ini ada yang tidak menuju pada digitalisasi, pasti tertinggal. Karena di era industri 4.0 ini, seluruh penyelenggaraan baik pemerintah maupun ekonomi, semua sudah menerapkan sistem digitalisasi," terangnya.
Lebih lanjut Adnan menjelaskan bahwa posisi BPD di desa saat ini sama dengan lembaga legislatif di tingkat daerah maupun pusat. Sehingga perannya cukup strategis untuk memberikan saran, masukan, dan juga sekaligus membahas bersama apa perencanaan program yang akan dilakukan di desa masing-masing.
"Jadi, BPD dan pemerintah desa sebaiknya berjalan beriringan di dalam pembangunan desa. Tetapi kalaupun ada beberapa hal yang belum sejalan, maka itu adalah bagian dari dinamika. Intinya, BPD harus mampu menyuarakan aspirasi masyarakat desa," imbuhnya.
Selain kolaborasi, Adnan juga menganjurkan kepada peserta Bimtek untuk terus beradaptasi dengan kemajuan dan perkembangan teknologi yang ada saat ini.
"Jika hari ini ada yang tidak menuju pada digitalisasi, pasti tertinggal. Karena di era industri 4.0 ini, seluruh penyelenggaraan baik pemerintah maupun ekonomi, semua sudah menerapkan sistem digitalisasi," terangnya.
Lihat Juga :