Pekanbaru Geger! Rapat Koperasi Sawit Rusuh, Petani Dilempari Kursi
Jum'at, 03 Desember 2021 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
"Kami adalah petani Kopsa-M. Kami yang asli bahkan tidak diundang dalam acara RAT. Bahkan kalau diundang pun dengan tegas kami menolak untuk mengikuti RAT. Karena ini cacat hukum," ucapnya.
Dia mengatakan bahwa penyelenggaraan RAT tersebut diduga sebagai cara Anthony untuk menyelamatkan diri. Dalam orasinya, para petani mendesak agar Anthony segera dibekuk setelah ditetapkan tersangka.
Baca juga: Beredar Video TPNPB Akui Bakar Perusahaan Kayu di Maybrat Papua Barat
Terlebih lagi, masa kepengurusan pengajar Fakultas Pertanian Universitas Riau itu telah usai 2 Desember 2021 kemarin.
Selama kepengurusan itu, Iwan mengatakan Anthony tidak mampu mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran sebesar Rp12 miliar. Termasuk pembayaran bagi hasil kepada petani serta cicilan kepada PTPN V sebagai bapak angkat.
Dia mengatakan bahwa penyelenggaraan RAT tersebut diduga sebagai cara Anthony untuk menyelamatkan diri. Dalam orasinya, para petani mendesak agar Anthony segera dibekuk setelah ditetapkan tersangka.
Baca juga: Beredar Video TPNPB Akui Bakar Perusahaan Kayu di Maybrat Papua Barat
Terlebih lagi, masa kepengurusan pengajar Fakultas Pertanian Universitas Riau itu telah usai 2 Desember 2021 kemarin.
Selama kepengurusan itu, Iwan mengatakan Anthony tidak mampu mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran sebesar Rp12 miliar. Termasuk pembayaran bagi hasil kepada petani serta cicilan kepada PTPN V sebagai bapak angkat.
Lihat Juga :