Emak-emak di Kampar Tuntut Pertanggungjawaban Ketua Koperasi Sawit

Jum'at, 03 Desember 2021 - 06:34 WIB
loading...
Emak-emak di Kampar...
Sejumlah emak-emak yang merupakan penati sawit menuntut agar ketua koperasi sawit mempertanggungjawabkan penggunaan uang petani. Foto: MPI/Banda Haruddin Tanjung
A A A
PEKANBARU - Puluhan emak emak yang tergabung dalam Koperasi Sawit Makmur (Kopsa-M) Kabupaten Kampar, Riau menuntut pertanggungjawaban ketua koperasi kemana uang petani dibelanjakan.

Tuntutan itu disampaikan dalam aksi unjuk rasa di Depan Kantor Kopsa M di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kampar, Kamis (2/12/2021). Aksi itu juga sebagai bertepatan dengan hari terakhir DR Antony yang juga salah dosen di Universitas Riau ini sebagai Ketua Kopsa M.

Baca juga: Ketua Koperasi Jadi Buronan, Ratusan Juta Gaji Pekerja Sawit Ditalangi PTPN V

Para petani ini semakin marah karena Antony yang kini ditetapkan tersangka dalam kasus penyerangan di perumahan karyawan PT Langgam Harmuni, Kampar ini malah akan mengadakan Rapat Anggota Khusus (RAK). Sejak ditetapkan tersangka beberapa waktu lalu, Antony Hamzah menghilang.

Rencananya besok, Jumat (3/11/2021), ada informasi kalau Antony akan mengadakan RAK. Acara itu bertentangan dengan Permenkop/UKM/2109.

Baca juga: Garang Saat Setubuhi Siswinya, Guru SD di Barito Utara Menangis Histeris Ditangkap Polisi

Selama ini dia menghilang dan dituding tidak bertanggungjawab atas keuangan Kopsa M. “Kita curigai itu akal-akalan pengurus untuk meluruskan pemakaian keuangan, penyelewengan menggunakan panitia yang bukan dari anggota Kopsa-M itu," kata Juru Bicara Petani, Marlis.

Masa jabatan pengurus dari tahun 2016-2021. Ada permasalah keuangan dari tahun 2019. Untuk itu kita minta ada laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) sejak 2019, 2020 dan 2021 dari dia," imbuhnya.

Dengan berakhirnya masa jabatan Antony, maka para petani yang jumlahnya sekitar 825 orang dengan luasan sawit sekitar 1625 hektare itu akan mengelolanya sendiri.

Baca juga: Tuntut Pertanggungjawaban Ketua, Para Petani Sawit Lakukan Cap Darah

Dimana selama ini petani kesulitan karena untuk memanen sawit koperasi dan pengambilan uang hasil harus melalui tanda tangan Antony. Akibat permasalah itu, petani tidak dapat uang. Terakhir mereka mendapat dana dari PTPN V sebagai mitra petani.

"Terkait acara RAK, kita bisa melakukan pembubaran, karena ini kita nilai melanggar. Kita sudah melalukan kordinasi dengan polisi," timpal Ramzi petani lainnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Sahroni Minta Pelaku...
Sahroni Minta Pelaku Penggelapan Dana Gereja Dihukum Maksimal: Memicu Ketidakpercayaan Umat!
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Hidup Warga, Cardea Resmi Hadirkan Fasilitas Pilates dan Fisioterapi Terpadu di Pekanbaru
Bea Cukai Sita 160 Juta...
Bea Cukai Sita 160 Juta Batang Rokok Ilegal Impor Rp500 Miliar di Pekanbaru
Perluas Jaringan, Depo...
Perluas Jaringan, Depo Bangunan Buka Gerai di Pekan Baru
Ini 4 Program Prioritas...
Ini 4 Program Prioritas Polda Riau, Salah Satunya Green Policing
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Petani Sawit Respons...
Petani Sawit Respons Ekspor Satu Pintu: Stabilitas Rantai Pasok Harus Jadi Prioritas
Rekomendasi
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Berita Terkini
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved