Hadiri Fisipol Leadership Forum di UGM, Ridwan Kamil Paparkan Strategi Pembangunan Jabar
Jum'at, 03 Desember 2021 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
Kang Emil juga mengatakan, Pemprov Jabar menyediakan pusat digital di kantor-kantor desa. Pusat digital itu dapat dimanfaatkan masyarakat pedesaan untuk berjualan secara digital.
"Kasih makan ikan pakai handphone. Mencari ikan pakai fish finder. Itu evolusi-evolusi. Itu cara saya mengentaskan gap dengan namanya inclusive digital economy," terangnya.
Selain itu, Pemprov Jabar pun menggagas program Desa Digital. Desa Digital merupakan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan potensi desa, pemasaran dan percepatan akses serta pelayanan informasi.
Nantinya, seluruh pelayanan publik di desa akan didigitalisasi, koneksi internet akan dibenahi, command center dibangun, dan masyarakat desa dapat memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan sekaligus mengenalkan produk unggulan di wilayahnya.
"Saya punya teori, menyejahterakan rakyat Indonesia dan sila kelima. Dari desa, tapi menggunakan teknologi digital sebagai alat produksi dan alat peradaban," katanya.
"Kasih makan ikan pakai handphone. Mencari ikan pakai fish finder. Itu evolusi-evolusi. Itu cara saya mengentaskan gap dengan namanya inclusive digital economy," terangnya.
Selain itu, Pemprov Jabar pun menggagas program Desa Digital. Desa Digital merupakan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan potensi desa, pemasaran dan percepatan akses serta pelayanan informasi.
Nantinya, seluruh pelayanan publik di desa akan didigitalisasi, koneksi internet akan dibenahi, command center dibangun, dan masyarakat desa dapat memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan sekaligus mengenalkan produk unggulan di wilayahnya.
"Saya punya teori, menyejahterakan rakyat Indonesia dan sila kelima. Dari desa, tapi menggunakan teknologi digital sebagai alat produksi dan alat peradaban," katanya.
(don)
Lihat Juga :