Tragedi Raden Ayu Lembah dan Jatuhnya Kekuasaan Amangkurat III di Kartasura

Jum'at, 03 Desember 2021 - 08:18 WIB
loading...
A A A
Baca: Kabut Gelap Gajah Mada di Trowulan yang Butakan Musuh Majapahit

Muslihat Sukra berhasil memecah perhatian Raden Ayu Lembah. Keduanya pun saling bertatap. Sejak itu, antara Sukra dan Lembah mulai mengenal. Makin lama, hubungan mereka makin jauh dan masuklah Lembah dalam perangkap.

Keretakan hubungan Amangkurat III dengan istrinya Raden Ayu Lembah telah terjadi sejak awal pernikahan mereka. Setekah tiga bulan usia perkawinan mereka, Sutikna mengangkat selir baru bernama Rara Onje dari Banyumas.

Baca: Strisanggrahana Hukuman Pelaku Kejahatan Seksual Zaman Majapahit

Kehadiran selir baru ini sangat mengganggu Raden Ayu Lembah. Sutikna malah lebih asyik dengan selirnya. Sedangkan Lembah disia-siakan. Dia beralasan, Lembah tidak bisa memuaskan hasratnya sebagai seorang istri.

Merasa difitnah, Raden Ayu Lembah pun pulang ke rumah orangtuanya. Tetapi kepergian Lembah ke rumah orangtuanya, malah dimanfaatkan Sutikna semakin gila. Dia bahkan mengangkat Rara Onje dari selir sebagai permasurinya.

Raden Ayu lalu menulis surat tidak mau kembali ke Kartasura. Membawa surat ini, Sutikna yang bermain gila menjadi marah. Dia menuding, Lembah berkhianat terhadap suami dan meminta Pangeran Puger menghukum putrinya itu.

Baca: Akhir Hidup Mahapatih Gajah Mada di Tempat Pertapaan Madakaripura

Situasi menjadi semakin buruk, saat surat cinta Sukra terhadap Lembah ditemukan. Mendapati putrinya bermain serong dan mencoreng kehormatan keluarga kerajaan, Pangeran Puger marah besar hingga menjadi gelap mata.

Dia lalu menyuruh ketiga putranya untuk menghukum mati putrinya Raden Ayu Lembah. Mendapat perintah itu, ketiga putra Pangeran Puger langsung lemas. Di bawah tekanan sang ayah, akhirnya eksekusi mati dilakukan.

Baca: Nasib Tragis Gajah Mada Usai Membunuh Raja Sunda dan Putri Dyah Pithaloka di Perang Bubat

Dalam salah satu karya lukis, tampak prosesi hukuman mati ini berlangsung tragis. Raden Ayu Lembah dihukum mati dengan cara dicekik oleh adik-adiknya. Sedang dayang-dayang Lembah, dijebloskan telanjang ke kandang macan.

Sementara Sukra dibunuh oleh orang suruhan Amangkurat III. Seperti tidak tahu malu, Sutikna lalu menikahi adik Raden Ayu Lembah, yakni Ayu Himpun. Peristiwa tragis ini juga diiringi dengan naiknya Sutikna menjadi Raja Kartasura.

Pada 1703, Sutikna alias Pangeran Kencet, naik takhta sebagai Raja Kartasura dan mendapatkan gelar Amangkurat III. Naiknya Sutikna sebagai Raja Kartasura, membuat geram VOC. Sudah menjadi adat VOC selalu campur tangan.

Baca: Ucap Sumpah Palapa yang Menggemparkan, Gajah Mada Ditertawakan dan Dicaci Maki

Sebaliknya, VOC secara sepihak malah mengakui Pangeran Puger sebagai Raja Kartasura. Hal ini berarti kudeta. Atas dukungan VOC, pada 1704, Pangeran Puger mengangkat dirinya sendiri sebagai penguasa Kartasura.

Tidak hanya itu, Pangeran Puger bahkan membuat gelarnya sendiri sebagai Sri Susuhunan Paku Buwana Senapati ing Alaga Ngabdurahman Sayidin Panatagama Khalifatulah Tanah Jawa. Pengangkatan ini menandai perang saudara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Kebut Penyaluran BLT...
Kebut Penyaluran BLT Kesra 2025 di Mataram, Pos Indonesia Lakukan Ini
Janji Politik Raja Mataram...
Janji Politik Raja Mataram Bangun Tempat Penyeberangan di Tepi Sungai Bengawan Solo
Mataram Membara, Massa...
Mataram Membara, Massa Bakar Gedung DPRD NTB
Pengkhianatan Orang...
Pengkhianatan Orang Dekat Raja Mataram Pasca Kalah Perang Melawan VOC Belanda
Strategi Raja Dyah Balitung...
Strategi Raja Dyah Balitung Pimpin Mataram, Bebaskan Pajak hingga Pelihara Bangunan Suci
BEM PTNU Gelar Mukernas...
BEM PTNU Gelar Mukernas 2025, Presidium Nasional Tekankan Kolaborasi Gerakan
Anomali Krida Toyota:...
Anomali Krida Toyota: Menyulap Dealer 6 Hektar Jadi Resor Otomotif dan Markas Balap Mandalika
Di Panggung FORNAS VIII,...
Di Panggung FORNAS VIII, NTB Dapat Sinyal Positif dari Menpora untuk PON 2028
Rekomendasi
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved