Isak Tangis Iringi Pemakaman Korban Heli MI-17 Kapten CPn Yulius Hendro di Cirebon
Minggu, 07 Juni 2020 - 14:56 WIB
loading...
Almarhum Kapten CPn Yulius Hendro dimakamkan di TPU Kalideres dengan upacara militer. Foto/InewsTv/Toiskandar
A
A
A
CIREBON - Suasana duka menyelimuti keluarga Kapten CPn Yulius Hendro, korban tragedi jatuhnya pesawat Helikopter MI-17 di Desa Kalideres, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, Minggu (7/6/2020) siang.
Isak tangis tak terbendung saat peti jenazah Kapten CPn Yulius Hendro dimasukkan ke liang lahat. Almarhum dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Kalideres dengan upacara militer. (BACA JUGA: 4 Prajurit Gugur saat Heli Mi-17 Jatuh, 5 Selamat Lompat dan Hindari Kobaran Api )
Pemakaman almarhum diiringi ratusan kerabat. Istri dan keluarga meneteskan air mata. Namun sang istri tampak tabah. Dia memeluk sang buang hati saat peti jenazah almarhum suami tercinta dimasukkan ke liang lahat.
![Isak Tangis Iringi Pemakaman Korban Heli MI-17 Kapten CPn Yulius Hendro di Cirebon]()
Diketahui, kecelakaan helikopter MI-17 di Kendal, Jawa Tengah, menewaskan empat anggota TNI AD. Kapten TNI Yulius Hendro yang merupakan salah satu korban jatuhnya pesawat helikopter MI-17 tersebut. Keluarga almarhum berharap kecelakaan pesawat helikopter tak terulang kembali di kemudian hari.
Isak tangis tak terbendung saat peti jenazah Kapten CPn Yulius Hendro dimasukkan ke liang lahat. Almarhum dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Kalideres dengan upacara militer. (BACA JUGA: 4 Prajurit Gugur saat Heli Mi-17 Jatuh, 5 Selamat Lompat dan Hindari Kobaran Api )
Pemakaman almarhum diiringi ratusan kerabat. Istri dan keluarga meneteskan air mata. Namun sang istri tampak tabah. Dia memeluk sang buang hati saat peti jenazah almarhum suami tercinta dimasukkan ke liang lahat.

Diketahui, kecelakaan helikopter MI-17 di Kendal, Jawa Tengah, menewaskan empat anggota TNI AD. Kapten TNI Yulius Hendro yang merupakan salah satu korban jatuhnya pesawat helikopter MI-17 tersebut. Keluarga almarhum berharap kecelakaan pesawat helikopter tak terulang kembali di kemudian hari.
Lihat Juga :