2 Pos Pantau Disiapkan Kendalikan Pendatang dari Luar Daerah Saat Nataru

Senin, 29 November 2021 - 18:55 WIB
loading...
2 Pos Pantau Disiapkan Kendalikan Pendatang dari Luar Daerah Saat Nataru
Jalur ke kawasan wisata di Lembang, KBB, akan menjadi salah satu perhatian petugas Dishub KBB dan Polres Cimahi saat libur Natal dan Tahun Baru mendatang. Foto/Dok.MPI
A A A
BANDUNG BARAT - Jelang Natal dan Tahun Baru ( Nataru ), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyiapkan dua posko pemantauan. Posko pertama ditempatkan di Padalarang sementara posko kedua di kawasan wisata Lembang.

"Menjelang Nataru nanti, kami menyiapkan posko di Padalarang dan di Lembang untuk memantau pergerakan kendaraan dan mobilitas orang," kata Sekretaris Dinas Perhubungan, KBB, Fauzan Azima, Senin (29/11/2021).

Baca juga: ASN Bandung Barat Diminta Patuhi Aturan, Tak Keluar Daerah dan Cuti Saat Nataru

Dipilihnya dua titik lokasi tersebut, karena Padalarang dan Lembang merupakan jalur utama perlintasan kendaraan di KBB. Padalarang merupakan pintu masuk kendaraan dari arah Cianjur, Bogor, Sukabumi, dan Purwakarta.

Sementara Lembang adalah pusat kawasan wisata yang setiap momen Natal dan Tahun Baru biasanya selalu dipadati oleh wisatawan. Oleh karena itu akan ada pembatasan kendaraan yang masuk agar tidak ada penumpukan. Apalagi objek wisata masih di bolehkan buka pada saat Nataru nanti.

"Daerah wisata Lembang akan jadi perhatian khusus pada saat Nataru nanti, jangan sampai ada penumpukan orang dan juga kendaraan," kata dia.



Dirinya berharap kendaraan ke Lembang tidak akan sepadat biasanya. Sebab adanya penerapan PPKM Level 3 secara nasional oleh pemerintah mulai 24 Desember-6 Januari. Itu dituangkan dalam Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 pada saat Libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Baca juga: Antisipasi Ledakan Varian Omicron di Bandung, Posko Oksigen Mulai Disiagakan

Menurutnya, di dua titik tersebut Dishub KBB dan petugas dari Polres Cimahi bakal melakukan penyekatan untuk mengendalikan volume kendaraan. Untuk penutupan mengikuti kebijakan dan koordinasi dengan kepolisian apakah perlu atau tidak, termasuk menerapkan ganjil genap.

"Meski ada PPKM Level 3, tetap ada potensi peningkatan volume kendaraan saat Nataru nanti. Jika mengacu edaran dari pusat mekanisme PPKM Level 3 dan pengendalian keramaian baik itu dengan ganjil genap atau bisa mekanisme lain, disesuaikan kebijakan daerah," pungkasnya
(msd)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1910 seconds (10.101#12.26)