Kisah Pangeran Hanyakrawati dan Nafsu Kerajaan Mataram Kuasai Surabaya

Minggu, 28 November 2021 - 07:15 WIB
loading...
A A A
Perang tak terhindarkan, Hanyakrawati dan pasukannya merangsek masuk ke daerah perbatasan barat Surabaya, sebagai percobaan sekaligus untuk mengukur kekuatan Surabaya. Lalu pada tahun 1612 dilanjutkan serangan ke Lamongan, yang menjadi wilayah kekuasaan Surabaya lainnya. Serangan ini dipimpin oleh Adipati Martalaya, dari Kerajaan Mataram.

Hingga tahun 1613, serangan Mataram kian dekat ke Surabaya. Pada tahun yang sama inilah Gresik berhasil ditaklukkan. Hal ini membuat Tuban dan Pati turut takluk ke Mataram. Serangan dalam waktu tiga tahun membuat Mataram memetakan kekuatan militer Surabaya, termasuk mengetahui titik - titik kelemahannya.

Kondisi teritorial wilayah Surabaya yang banyak diliputi rawa, hutan, dan benteng pertahanan bekas Kerajaan Majapahit, menjadikan Mataram bekerja keras. Tetapi ekspansi Mataram di bawah Hanyakrawati tidak berhasil menaklukkan Surabaya. Serangan-serangan prajurit Mataram hanya memperlemah perekonomian Surabaya saja, tetapi tidak bisa menaklukkan dan menjatuhkan kota tersebut.

Perekonomian Surabaya merosot tajam karena daerah - daerah yang dulunya lumbung padi banyak jatuh ke tangan Mataram. Meksipun demikan, Surabaya secara politik masih tegak berdiri. Alhasil hingga akhir hayat Hanyakrawati, ia gagal menaklukkan Surabaya, layaknya sang ayahnya Panembahan Senopati
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Dinding Bisu Kekuasaan
Dinding Bisu Kekuasaan
Rekomendasi
Ndarboy Genk Bingung,...
Ndarboy Genk Bingung, Lagu Kicau Mania Viral karena Konten Kucing dan Motor
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved