Pilkades di KBB Dinilai Rawan, Polres Cimahi Siagakan 800 Personel di 41 Desa
Sabtu, 27 November 2021 - 12:51 WIB
loading...
Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan. Foto/Dok.MPI
A
A
A
BANDUNG BARAT - Polres Cimahi mewaspadai kerawanan dan konflik yang dapat muncul pada saat pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang akan digelar besok, Minggu (28/11/2021). Polres Cimahi melakukan pengamanan secara maksimal dengan bersinergi bersama aparat TNI dari Kodim 0609/Kota Cimahi.
"Kami sudah siapkan sebanyak 800 perseonel yang disebarkan ke-41 desa yang menggelar Pilkades. Termasuk minta BKO dari Brimob dan Dalmas Polda Jabar," kata Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan, Sabtu (27/11/2021). Baca juga: Kapolda Sumut: Kepala Desa Terpilih Harus Merangkul Semua Warga
Diakuinya pelaksanaan Pilkades memang rawan terjadi konflik di antara masa pendukung. Untuk itu langkah antisipasi dilakukan adalah dengan memaksimalkan personel yang ada di lapangan agar dapat meminimalisasi potensi konflik yang akan muncul.
Meskipun ada riak-riak protes yang sempat mencuat dari bakal calon di beberapa desa ataupun massa pendukungnya, Imron berharap tidak sampai berlanjut pada hari H hingga pascapencoblosan. Sehingga pelaksanaan Pilkades bisa berjalan aman dan lancar.
"Semua pihak harus bisa menahan diri, termasuk calon kepala desa juga mesti bisa mengendalikan massa pendukungnya agar tidak memicu konflik horizontal," tandasnya.
"Kami sudah siapkan sebanyak 800 perseonel yang disebarkan ke-41 desa yang menggelar Pilkades. Termasuk minta BKO dari Brimob dan Dalmas Polda Jabar," kata Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan, Sabtu (27/11/2021). Baca juga: Kapolda Sumut: Kepala Desa Terpilih Harus Merangkul Semua Warga
Diakuinya pelaksanaan Pilkades memang rawan terjadi konflik di antara masa pendukung. Untuk itu langkah antisipasi dilakukan adalah dengan memaksimalkan personel yang ada di lapangan agar dapat meminimalisasi potensi konflik yang akan muncul.
Meskipun ada riak-riak protes yang sempat mencuat dari bakal calon di beberapa desa ataupun massa pendukungnya, Imron berharap tidak sampai berlanjut pada hari H hingga pascapencoblosan. Sehingga pelaksanaan Pilkades bisa berjalan aman dan lancar.
"Semua pihak harus bisa menahan diri, termasuk calon kepala desa juga mesti bisa mengendalikan massa pendukungnya agar tidak memicu konflik horizontal," tandasnya.
Lihat Juga :