alexametrics

Emil Apresiasi Bantuan Ventilator untuk RS Bhayangkara di Jatim

loading...
Emil Apresiasi Bantuan Ventilator untuk RS Bhayangkara di Jatim
Bantuan ventilator dari polri dipasang di RS Bhayangkara. Foto/SINDONews/HO/Ali Masduki
A+ A-
SURABAYA - Dukungan dan bantuan untuk penanganan covid-19 di Jawa Timur terus mengalir. Berbagai instansi dan komunitas mulai dari dunia usaha, yayasan, masyarakat, TNI, BIN, Kemenkes, Satgas Pusat COVID-19 hingga Polri aktif terlibat langsung dalam penanangan kasus COVID-19 di Jawa Timur.

Baru-baru ini, Polri juga memberikan bantuan ventilator kepada jejaring RS Bhayangkara di Jawa Timur. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak sangat berterima kasih dan bersyukur atas kerja keras yang luar biasa dari tim Polri, Polda, Polres, Polsek hingga bhabimkamtibnas. Korps Bhayangkata tersebut telah mengawal penanganan COVID-19 bahkan sampai penanganan kampung tangguh, PSBB hingga sekarang menyiapkan transisi new normal. (Baca juga: Risma: Bantuan Alat Kesehatan Langsung Kami Sebar ke RS)

"Bukan saja itu, kini mereka juga telah mendukung upaya kuratif dengan menyediakan ventilator yang merupakan bagian penting upaya penyembuhan dan penyelamatan nyawa bagi pasien kritis," kata Emil, Sabtu (6/6/2020).

Menurut Emil, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci Pemprov jatim untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana pendukung termasuk salah satunya ketersediaan ventilator.

"Jadi tidak hanya upaya promotif preventif saja yang kami lakukan, upaya penyembuhan menjadi fokus utama kita bersama," kata dia.

Terkait New Normal, Emil menekankan pentingnya proses transisi, serta turut memperhatikan aspek epidemologis yang diantaranya melibatkan angka R0 (r-naught) dan RT (rate of transmission).

Seperti diketahui, Pemprov Jatim juga baru saja menerima bantuan ventilator dari Kemenkes RI. Selain itu, berbagai instansi termasuk diantara BNPB, BIN, BUMN, TNI, hingga Polri terus memperhatikan kebutuhan Pemprov Jatim dalam rangka mendukung upaya penanganan pasien covid-19 sesuai prinsip 3T yaitu tracing, testing dan treating atau telusur, pengujian dan penatalaksanaan.

"Bahwa di situasi seperti ini semangat gotong royong ini telah terbangun, kita wajib optimis dalam menghadapi pandemi ini ditambah dengan semakin dewasanya masyarakat dalam memahami protokol kesehatan, ini adalah modal awal untuk menyambut transisi menuju new normal," pungkas dia.
(nth)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak