Pesawat Mendarat Darurat di Bandara Husein Bandung Akibat Kekacauan di Kabin, Ada Apa?
Kamis, 25 November 2021 - 20:25 WIB
loading...
A
A
A
Paristiwa ini bermula adanya pelecehan yang dilakukan oleh salah seorang penumpang kepada cabin crew. Kondisi itu menimbulkan suasana semakin tidak kondusif yang diakibatkan oleh pertikaian antara 3 orang cabin crew bersama 6 orang penumpang sehingga terjadi perkelahian. Pilot pun terpaksa mendarat darurat di Bandung.
Namun jangan salah, peristiwa tersebut hanyalah simulasi yang merupakan bagian dari skenario Latihan Partial Exercise. Latihan digelar PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Husein Sastranegara bersama Lanud Husein Sastranegara. Simulasi dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Rapat Komite Keselamatan dan Rapat Komite Keamanan ke-IV Serta Latihan Tabletop tahun 2021.
Latihan melibatkan sedikitnya 149 personel. Terdiri dari Aircraft Rescue and Fire Fighting (ARFF), Aviation Security dan panitia yang terlibat dari PT Angkasa Pura II (Persero), Tim Base Rescue Tim Polisi Militer TNI AU berikut brigan Lanud Husein Sastranegara Bandung, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) Cabang Bandung, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Bandung, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Bandung, serta stakeholder yang terlibat di lingkungan Bandara Internasional Husein Sastranegara.
Baca juga: Ngamuk Lagi, Menteri Risma Marah Kartu KKS Punya Lansia Tak Bisa Transaksi di Nganjuk
"Tujuan dari pelaksanaan latihan ini untuk menguji kesiapan tanggap darurat dalam merespons keadaan darurat yang dapat terjadi kapan saja. Namun point paling terpenting adalah menguji ketepatan prosedur sesuai SOP yang telah di tetapkan," kata Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb I Gusti Putu Setia Darma dalam keterangannya, Kamis (25/11/2021).
Namun jangan salah, peristiwa tersebut hanyalah simulasi yang merupakan bagian dari skenario Latihan Partial Exercise. Latihan digelar PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Husein Sastranegara bersama Lanud Husein Sastranegara. Simulasi dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Rapat Komite Keselamatan dan Rapat Komite Keamanan ke-IV Serta Latihan Tabletop tahun 2021.
Latihan melibatkan sedikitnya 149 personel. Terdiri dari Aircraft Rescue and Fire Fighting (ARFF), Aviation Security dan panitia yang terlibat dari PT Angkasa Pura II (Persero), Tim Base Rescue Tim Polisi Militer TNI AU berikut brigan Lanud Husein Sastranegara Bandung, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) Cabang Bandung, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Bandung, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Bandung, serta stakeholder yang terlibat di lingkungan Bandara Internasional Husein Sastranegara.
Baca juga: Ngamuk Lagi, Menteri Risma Marah Kartu KKS Punya Lansia Tak Bisa Transaksi di Nganjuk
"Tujuan dari pelaksanaan latihan ini untuk menguji kesiapan tanggap darurat dalam merespons keadaan darurat yang dapat terjadi kapan saja. Namun point paling terpenting adalah menguji ketepatan prosedur sesuai SOP yang telah di tetapkan," kata Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb I Gusti Putu Setia Darma dalam keterangannya, Kamis (25/11/2021).
Lihat Juga :