Terpeleset saat Mandi di Sungai, Kakek di Kuningan Ditemukan Tewas
Kamis, 25 November 2021 - 14:46 WIB
loading...
Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang kakek bernama Arwa (70) dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Seuma. (Ist)
A
A
A
KUNINGAN - Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang kakek bernama Arwa (70) dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Seuma . Sebelumnya, warga Dusun Manis, RT 02/ RW 02, Desa Datar, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan itu terpeleset di sungai tersebut saat hendak mandi.
Menurut Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung Supriono, korban berhasil ditemukan pada pukul 09.15 WIB yang tenggelam di Sungai Seuma, Kacamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Korban ditemukan sejauh 1,85 Km dari lokasi kejadian awal.
"Sekitar pukul 10.00 WIB korban telah berhasil dievakuasi menggunakan ambulans BPBD menuju rumah duka untuk di serahterimakan ke pihak keluarga korban," kata dia.
Sebelumnya Tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian sejak pukul 07.30 WIB dari lokasi kejadian, pada koordinat 6°59'29.8" S-108°40'16.4" E. Pencarian dilakukan hingga ke Bendung Cikeusik dengan koordinat 6°57'45.90"S-108°40'49.84"E dengan jarak 6.8 Km.
"Tim dibagi menjadi 2 SRU (search rescue unit), yaitu penyisiran darat dan SRU penyisiran air menggunakan perahu rafting," katanya. Baca: Jelang Nataru, Bandara Ngurah Rai Gelar Simulasi Penanganan Kecelakaan Pesawat.
Menurut Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung Supriono, korban berhasil ditemukan pada pukul 09.15 WIB yang tenggelam di Sungai Seuma, Kacamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Korban ditemukan sejauh 1,85 Km dari lokasi kejadian awal.
"Sekitar pukul 10.00 WIB korban telah berhasil dievakuasi menggunakan ambulans BPBD menuju rumah duka untuk di serahterimakan ke pihak keluarga korban," kata dia.
Sebelumnya Tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian sejak pukul 07.30 WIB dari lokasi kejadian, pada koordinat 6°59'29.8" S-108°40'16.4" E. Pencarian dilakukan hingga ke Bendung Cikeusik dengan koordinat 6°57'45.90"S-108°40'49.84"E dengan jarak 6.8 Km.
"Tim dibagi menjadi 2 SRU (search rescue unit), yaitu penyisiran darat dan SRU penyisiran air menggunakan perahu rafting," katanya. Baca: Jelang Nataru, Bandara Ngurah Rai Gelar Simulasi Penanganan Kecelakaan Pesawat.
Lihat Juga :