Dosen UMI Suarakan Keterpenuhan Akses Internet Bagi Guru di Pulau Selayar
Kamis, 25 November 2021 - 13:43 WIB
loading...
Pembukaan seminar pendidikan yang diselenggarakan sebagai rangkaian peringatan Hari Guru Nasional di Kabupaten Selayar, Selasa 23 November lalu. Foto: Humas UMI
A
A
A
SELAYAR - Dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) , Sitti Rabiah menyuarakan keterpenuhan akses internet bagi guru dan peserta didik di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar. Fasilitas ini penting untuk menunjang proses pembelajaran.
Hal ini disampaikan Sitti Rabiah saat menjadi pembicara dalam seminar pendidikan “Optimalisasi peran serta pendidik dalam mewujudkan insan yang cerdas dan kompetitif serta inovatif dalam rangka mengembangkan pembelajaran berbasis digital” di ruang pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Selasa 23 November lalu.
Baca juga:Dosen UMI Dorong Literasi Digital Tenaga Pendidik dan Anak Didik
Keterpenuhan akses internet adalah satu dari tiga rekomendasi kebijakan dari Sitti Rabiah untuk Pemkab Kepulauan Selayar . Menurut dia, Pemkab Selayar perlu mengambil langkah strategis dan sistematis untuk memastikan akses internet bagi Guru dan peserta didik terpenuhi.
Rekomendasi kedua, Pemerintah Selayar perlu mengambil praktik baik dan daerah kepulauan lainnya di Indonesia mengenai optimalisasi pembelajaran dengan menggunakan TIK/Digital. Ketiga, sinergi dan kolaborasi lintas-sektor termasuk PGRI dan Pemkab Selayar diperlukan agar permasalahan di lapangan dalam pembelajaran berbasis digital dapat ditemukan solusinya.
Dalam seminar tersebut, Sitti Rabiah menyatakan bahwa peran guru sangat vital di dunia pendidikan dan yang paling utama pentingnya karakter dari seorang guru dalam melaksanakan pembelajaran. Hal yang juga perlu diperhatikan oleh guru yakni standar kompetensi dasar yang harusnya dipenuhi dalam proses pembelajaran.
Baca juga:Di UMI Makassar, Ketua DPD RI Tegaskan Presidential Threshold Tak Sesuai Konstitusi
Selanjutnya yakni materi pembelajaran serta sarana prasarana penunjang proses pembelajaran. Sangat penting bagi seorang guru untuk memiliki keterampilan dalam pemanfaatan TIK atau bidang digital yang memungkinkan menyajikan materi pembelajaran yang menarik bagi siswa dan sekaligus dapat menumbuhkan daya inovasi bagi siswa dalam mengeksplorasi bahan ajar yang diperoleh.
"Aspek lain yang perlu diperhatikan yakni guru harus berangkat dari niat (nawaitu) yang ikhlas agar tujuan yang akan dicapai tidak hanya berorientasi duniawai semata, namun juga bermanfaat sebagai amal jariyah,” ungkap Sitti Rabiah.
Sementara itu, Wakil Bupati Selayar , Saiful Arif menyampaikan bahwa saat ini pemerintah dituntut untuk menerapkan tata kelola yang akuntabel dan transparan, demikian juga diharapkan kepada guru di satuan pendidikan, pada semua tingkatan, terutama dalam kewenangan pemkab.
Saiful bilang, sektor pendidikan adalah sektor mendasar yang patut mendapatkan perhatian pemerintah dari tingkat daerah, provinsi hingga tingkat nasional. Oleh karena itu, pemerintah menyambut baik seminar ini sebagai upaya meningkatkan kualitas guru yang menjadi ujung tombak dalam mendidik generasi penerus Kabupaten Selayar di masa mendatang.
Baca juga:Tenaga Teknis Laboratorium Multimedia Komunikasi UMI Dilantik
“Hal yang patut menjadi perhatian juga adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang indikator utamanya adalah aspek pendidikan. Oleh karena itu, maka setiap kegiatan yang bernuansa pendidikan, pemerintah daerah sangat memberikan dorongan dan apresiasi. Semoga melalui seminar ini pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait di Kabupaten Kepulauan Selayar menerima rekomendasi dr peserta seminar, untuk kebijakan peningkatan kualitas pendidikan,” harap Saiful Arif.
Seminar ini diselenggarakan dalam rangkaperingatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-76 Tahun 2021. Kegiatan ini diselenggarakan PGRI Kabupaten Kepulauan Selayar didukung oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Sastra UMI.
Hal ini disampaikan Sitti Rabiah saat menjadi pembicara dalam seminar pendidikan “Optimalisasi peran serta pendidik dalam mewujudkan insan yang cerdas dan kompetitif serta inovatif dalam rangka mengembangkan pembelajaran berbasis digital” di ruang pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Selasa 23 November lalu.
Baca juga:Dosen UMI Dorong Literasi Digital Tenaga Pendidik dan Anak Didik
Keterpenuhan akses internet adalah satu dari tiga rekomendasi kebijakan dari Sitti Rabiah untuk Pemkab Kepulauan Selayar . Menurut dia, Pemkab Selayar perlu mengambil langkah strategis dan sistematis untuk memastikan akses internet bagi Guru dan peserta didik terpenuhi.
Rekomendasi kedua, Pemerintah Selayar perlu mengambil praktik baik dan daerah kepulauan lainnya di Indonesia mengenai optimalisasi pembelajaran dengan menggunakan TIK/Digital. Ketiga, sinergi dan kolaborasi lintas-sektor termasuk PGRI dan Pemkab Selayar diperlukan agar permasalahan di lapangan dalam pembelajaran berbasis digital dapat ditemukan solusinya.
Dalam seminar tersebut, Sitti Rabiah menyatakan bahwa peran guru sangat vital di dunia pendidikan dan yang paling utama pentingnya karakter dari seorang guru dalam melaksanakan pembelajaran. Hal yang juga perlu diperhatikan oleh guru yakni standar kompetensi dasar yang harusnya dipenuhi dalam proses pembelajaran.
Baca juga:Di UMI Makassar, Ketua DPD RI Tegaskan Presidential Threshold Tak Sesuai Konstitusi
Selanjutnya yakni materi pembelajaran serta sarana prasarana penunjang proses pembelajaran. Sangat penting bagi seorang guru untuk memiliki keterampilan dalam pemanfaatan TIK atau bidang digital yang memungkinkan menyajikan materi pembelajaran yang menarik bagi siswa dan sekaligus dapat menumbuhkan daya inovasi bagi siswa dalam mengeksplorasi bahan ajar yang diperoleh.
"Aspek lain yang perlu diperhatikan yakni guru harus berangkat dari niat (nawaitu) yang ikhlas agar tujuan yang akan dicapai tidak hanya berorientasi duniawai semata, namun juga bermanfaat sebagai amal jariyah,” ungkap Sitti Rabiah.
Sementara itu, Wakil Bupati Selayar , Saiful Arif menyampaikan bahwa saat ini pemerintah dituntut untuk menerapkan tata kelola yang akuntabel dan transparan, demikian juga diharapkan kepada guru di satuan pendidikan, pada semua tingkatan, terutama dalam kewenangan pemkab.
Saiful bilang, sektor pendidikan adalah sektor mendasar yang patut mendapatkan perhatian pemerintah dari tingkat daerah, provinsi hingga tingkat nasional. Oleh karena itu, pemerintah menyambut baik seminar ini sebagai upaya meningkatkan kualitas guru yang menjadi ujung tombak dalam mendidik generasi penerus Kabupaten Selayar di masa mendatang.
Baca juga:Tenaga Teknis Laboratorium Multimedia Komunikasi UMI Dilantik
“Hal yang patut menjadi perhatian juga adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang indikator utamanya adalah aspek pendidikan. Oleh karena itu, maka setiap kegiatan yang bernuansa pendidikan, pemerintah daerah sangat memberikan dorongan dan apresiasi. Semoga melalui seminar ini pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait di Kabupaten Kepulauan Selayar menerima rekomendasi dr peserta seminar, untuk kebijakan peningkatan kualitas pendidikan,” harap Saiful Arif.
Seminar ini diselenggarakan dalam rangkaperingatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-76 Tahun 2021. Kegiatan ini diselenggarakan PGRI Kabupaten Kepulauan Selayar didukung oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Sastra UMI.
(luq)
Lihat Juga :