Trauma Berat, Psikolog Masih Pulihkan Psikis Korban Perundungan dan Pencabulan

Rabu, 24 November 2021 - 14:26 WIB
loading...
Trauma Berat, Psikolog...
Kondisi remaja perempuan korban pemerkosaan dan pengeroyokan berangsur-angsur membaik dan kini didampingi tim psikolog.Foto/tangkapan layar
A A A
MALANG - Kondisi remaja perempuan korban pemerkosaan dan pengeroyokan berangsur-angsur membaik. Polisi bersama tim psikolog dan beberapa instansi terkait yang mendampingi psikologis korban, berupaya memulihkan traumanya.

"Pemulihan trauma sudah mulai membaik, tim trauma healing Polresta mendampingi, sehingga korban mulai psikologis korban mulai terbuka," ucap Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo, pada Rabu pagi (24/11/2021) di Mapolresta Malang Kota.

baca juga: Terjerat Pencabulan dan Pengeroyokan, 6 Anak-anak Dijebloskan ke Sel Tahanan Khusus

Tinton menambahkan, fokus pihaknya adalah memulihkan kondisi psikis korban agar traumanya yang dialami bisa pulih. "Mulai merasa nyaman, tahap pemulihan belum 100 persen, tetapi kita terus akan mengembalikan kondisi psikis korban," terang Tinton.

Yuning Kartikasari, anggota lembaga Woman Crisis Center (WCC) yang fokus penanganan perkara perlindungan perempuan dan anak belum bisa mengakses memberikan pendampingan trauma healing kepada korban dan tersangka yang berstatuskan anak-anak. Saat ini dia mengatakan, baik korban dan para tersangka telah didampingi psikolog yang mengiringi selama proses pemeriksaan di kepolisian.

"Kami belum bisa mendampingi korban karena saat ini ditangani mbak Roro, itu dari psikolog anak. Hanya satu orang saja biar memudahkan pemulihan psikis korban. Tapi kami dari WCC sudah merekomendasikan sejumlah hal baik untuk penanganan korban maupun pelaku," jelasnya.

Pihaknya mendorong kepolisian dan aparat penegak hukum bisa menyelesaikan kasus perundungan dan persetubuhan, dengan korban serta pelakunya adalah anak di bawah umur.

Baca juga: Mengaku Polisi, Bapak Anak di Mojokerto Ternyata Begal Sadis yang Telanjangi Muda-mudi

"Dari beberapa kasus yang kami tangani, memang ada kecenderungan kasus kekerasan anak dan perempuan ini stagnan dan mandek. Makanya kami dorong untuk yang viral ini kepolisian bisa menyelesaikan proses hukumnya, supaya memberikan asas keadilan dan keberpihakan kepada korban," paparnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah tindakan penganiayaan dan bullying kepada seorang remaja perempuan viral beredar di media sosial. Dari hasil penelusuran, korban diketahui merupakan anak berusia 13 tahun yang tinggal di panti asuhan di Jalan Teluk Grajakan Gang XVII, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Terlihat pada video berdurasi 2 menit 29 detik korban mengalami pemukulan, tendangan, diejek, hingga dijambak rambutnya oleh beberapa teman korban. Aksi itu dilakukan oleh temannya yang tinggal di sekitar panti tersebut, di Perumahan Puri Palma, Blimbing, Kota Malang. Sebelum dianiaya diduga korban juga disetubuhi oleh seorang tetangga panti asuhan di kediaman rumahnya di sekitar Jalan Teluk Grajakan.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Berbagi Daging Kurban...
Berbagi Daging Kurban ke Panti Asuhan Tebet, AYP: HKTI Ingin Generasi Penerus Bangsa Selalu Sehat
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Sekolah Yehonala Peringati...
Sekolah Yehonala Peringati Hari Anti Bullying Sedunia 2026 dengan Edukasi dan Komitmen Bersama
Ramadhan Charity Day...
Ramadhan Charity Day 2026 TBI Pondok Indah Ajak Anak Panti Asuhan Belajar Bahasa Inggris
Rekomendasi
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Berita Terkini
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved