Tak Mau Kecolongan Soal Kenaikan UMK, 500 Ribu Buruh di Jabar Ancam Mogok Kerja
Minggu, 21 November 2021 - 14:29 WIB
loading...
Tak mau kecolongan soal kenaikan UMK, 500.000 buruh di Jabar aAncam mogok kerja.Foto/dok
A
A
A
BANDUNG - Sekitar 500.000 buruh di Jawa Barat bakal menggelar aksi unjuk rasa dan mogok kerja pada 29 dan 30 November 2021 mendatang. Aksi digelar sebagai tuntutan kenaikan upah minimum kota (UMK) 2022 sebesar 10 persen.
Menurut Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat Roy Jinto, pihaknya akan mengawal kenaikan UMK 2022 dengan mengelar aksi mogok kerja dan unjuk rasa. Aksi akan digelar selama dua hari, mulai 29 November secara nasional dan 30 November di daerahnya masing masing.
Baca juga: Buruh di Jabar Tolak Penetapan UMP 2022, Sebut Keputusan Tumpang Tindih
"Anggota KSPSI di Jabar sekitar 500 ribuan, mereka akan turun ke jalan menuju Bandung. Walaupun ada juga yang aksi di daerahnya," kata Roy, Minggu (21/11/2021).
Menurut dia, aksi mogok dan unjuk rasa akan dipusatkan di Gedung Sate, Kota Bandung. Karena penetapan UMK dilakukan oleh Gubernur Jabar. Peserta aksi akan melakukan long march dari tempatnya masing masing.
Menurut Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat Roy Jinto, pihaknya akan mengawal kenaikan UMK 2022 dengan mengelar aksi mogok kerja dan unjuk rasa. Aksi akan digelar selama dua hari, mulai 29 November secara nasional dan 30 November di daerahnya masing masing.
Baca juga: Buruh di Jabar Tolak Penetapan UMP 2022, Sebut Keputusan Tumpang Tindih
"Anggota KSPSI di Jabar sekitar 500 ribuan, mereka akan turun ke jalan menuju Bandung. Walaupun ada juga yang aksi di daerahnya," kata Roy, Minggu (21/11/2021).
Menurut dia, aksi mogok dan unjuk rasa akan dipusatkan di Gedung Sate, Kota Bandung. Karena penetapan UMK dilakukan oleh Gubernur Jabar. Peserta aksi akan melakukan long march dari tempatnya masing masing.
Lihat Juga :