Investasi Rp400 Triliun Masuk ke Jabar, Kadin Sebut Peluang dan Tantangannya
Minggu, 21 November 2021 - 13:20 WIB
loading...
Investasi Rp400 triliun masuk Jawa Barat, Kadin sebutkan peluang dan tantangannya.Foto/ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat menilai, rencana investasi ke Jawa Barat senilai Rp400 triliun sebagaimana amanat Perpres No 87/2021, adalah tantangan dan peluang yang mesti terealisasi. Berbagai proyek akan terlaksana dan menyerap ribuan tenaga kerja.
Menurut Ketua Kadin Jabar Cucu Sutara, investasi dengan nilai hampir Rp400 triliun itu telah diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Metropolitan Rebana dan Jabar Selatan.
Baca juga: Imbas PPKM Level 3, Marak Pembatalan Pesanan Kamar Hotel di Jabar
Menurut dia, Perpres tersebut adalah sebuah tantangan dan peluang yang mesti segera disambut oleh seluruh stakeholder di Jawa Barat. Perpres mengartikan bahwa ada perintah presiden untuk pengembangan di Rebana dan Jabar Selatan.
"Ini tantangan dan peluang, bagaimana bisa direalisasi. Bagaimana investasi berdampak positif bagi Jabar. Terutama bagi sektor tenaga kerja. Makanya perlu penanganan serius dan percepatan melalui sinergi antara pemerintah dan pengusaha," tegas dia.
Menurut dia, setelah adanya Perpres Rebana dan Jabar Selatan, mesti segera dilakukan upaya percepatan. Salah satunya dengan membentuk tim percepatan investasi di kawasan Rebana dan Jabar Selatan. Jangan sampai, potensi investasi itu tidak terserap sehingga tidak memberi dampak ekonomi bagi Jabar.
Baca juga: Disdagkop UMKM Pangandaran Fasilitasi Produk Lokal Tembus Toko Modern
Menurut Ketua Kadin Jabar Cucu Sutara, investasi dengan nilai hampir Rp400 triliun itu telah diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Metropolitan Rebana dan Jabar Selatan.
Baca juga: Imbas PPKM Level 3, Marak Pembatalan Pesanan Kamar Hotel di Jabar
Menurut dia, Perpres tersebut adalah sebuah tantangan dan peluang yang mesti segera disambut oleh seluruh stakeholder di Jawa Barat. Perpres mengartikan bahwa ada perintah presiden untuk pengembangan di Rebana dan Jabar Selatan.
"Ini tantangan dan peluang, bagaimana bisa direalisasi. Bagaimana investasi berdampak positif bagi Jabar. Terutama bagi sektor tenaga kerja. Makanya perlu penanganan serius dan percepatan melalui sinergi antara pemerintah dan pengusaha," tegas dia.
Menurut dia, setelah adanya Perpres Rebana dan Jabar Selatan, mesti segera dilakukan upaya percepatan. Salah satunya dengan membentuk tim percepatan investasi di kawasan Rebana dan Jabar Selatan. Jangan sampai, potensi investasi itu tidak terserap sehingga tidak memberi dampak ekonomi bagi Jabar.
Baca juga: Disdagkop UMKM Pangandaran Fasilitasi Produk Lokal Tembus Toko Modern
Lihat Juga :