Waduh Gawat! Hasil Test PCR Peserta PTM, Guru dan Siswa Positif COVID-19 Bertambah
Sabtu, 20 November 2021 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Selain yang sudah terkonfirmasi positif, di zona tengah juga ditemukan empat guru yang hasilnya masih samar sehingga harus dilakukan tes PCR ulang untuk memastikannya. Meskipun begitu, secara keseluruhan aktivitas PTM sekolah di Kota Cimahi akan tetap dilaksanakan. Sebab penutupan hanya dilakukan di sekolah yang terdapat kasus positif.
Harjono memastikan pelaksanan PTM di tengah pandemi COVID-19 di Kota Cimahi sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan untuk meminimalisasi penularan kasus tersebut. Sarana prasarana di sekolah dan prosedur sebelum masuk sekolah juga ketat, sehingga sedang ditraking dari mana mereka bisa terpapar.
"Traking kami lakukan ke kontak erat di sekolah termasuk keluarganya, sebagai upaya memutus mata rantai penyebarannya," kata dia. Baca juga: Pemerintah Ingin Tes PCR Dinikmati Rakyat dengan Harga Wajar
Sebelumnya, seorang guru SMP swasta di Kota Cimahi sudah dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 setelah dilakukan tes PCR. PTM di sekolah itu otomatis distop dan kepada guru yang bersangkutan harus menjalani isolasi selama 14 hari. Imbas kejadian tersebut siswa yang berada di asrama sekolah itu selama 14 hari juga dilarang ke luar area sekolah.
Harjono memastikan pelaksanan PTM di tengah pandemi COVID-19 di Kota Cimahi sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan untuk meminimalisasi penularan kasus tersebut. Sarana prasarana di sekolah dan prosedur sebelum masuk sekolah juga ketat, sehingga sedang ditraking dari mana mereka bisa terpapar.
"Traking kami lakukan ke kontak erat di sekolah termasuk keluarganya, sebagai upaya memutus mata rantai penyebarannya," kata dia. Baca juga: Pemerintah Ingin Tes PCR Dinikmati Rakyat dengan Harga Wajar
Sebelumnya, seorang guru SMP swasta di Kota Cimahi sudah dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 setelah dilakukan tes PCR. PTM di sekolah itu otomatis distop dan kepada guru yang bersangkutan harus menjalani isolasi selama 14 hari. Imbas kejadian tersebut siswa yang berada di asrama sekolah itu selama 14 hari juga dilarang ke luar area sekolah.
(don)
Lihat Juga :